Banyak Diwarnai Ketidakharmonisan

Tahun Baru Cina 2568

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

BESOK, warga Tionghoa merayakan Tahun Baru Cina 2568. Dalam kalender Tiongkok, tahun ini masuk tahun Ayam Api. Ayam merupakan elemen Logam Yin. Dengan demikian, Ayam Api merupakan pertemuan antara elemen Logam dan Api.

Pakar fengshui, Dr Linda Kho, menjelaskan, Logam dan Api merupakan pasangan elemen yang tidak harmonis (clash). Hal ini dapat diinterpretasikan bahwa pada Tahun Ayam Api ini akan didominasi ketidakharmonisan dalam berbagai jenjang.

Lebih dalam lagi, Api Yin merupakan simbol eksplosi, sehingga pada 2017 ini intensitas terorisme tidak akan berkurang dibanding 2016 yang juga berunsur Logam Api.

”Untuk itu tingkatkan terus kewaspadaan. Ketidakharmonisan tersebut juga menyiratkan adanya bencana gunung meletus dan kebakaran, kecelakaan penerbangan,” bebernya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Berdasarkan filosofi Tiongkok, nasib (kesuksesan maupun kegagalan) seseorang ditentukan oleh tiga faktor. Yakni, faktor langit, bumi dan manusia. Faktor langit adalah sesuatu yang tidak dapat diubah, yakni yang berhubungan dengan tanggal lahir dan perjalanan waktu.

Faktor bumi, jelas dia, adalah energi di lingkungan seseorang, baik itu energi dari bangunan, maupun energi dari orang lain (pasangan, teman, partner). Faktor manusia, lanjutnya, meliputi perilaku dan pendidikan, termasuk di dalamnya adalah amal ibadah, ketekunan, pengalaman, jejaring, motivasi, dan lain-lain.

”Maka pergantian tahun, merupakan bagian dari faktor langit, yang berarti akan membawa dampak bagi setiap orang,” jelasnya.

Dilihat dari pendekatan teori bintang terbang, tahun Ayam Api 2017, menempatkan bintang terbang 1 di sektor pusat. Hal ini berarti akan ada masalah yang cukup besar mengenai air (banjir maupun kekeringan).

Sementara bisnis yang diuntungkan pada 2017 tidak berbeda dengan tahun sebelumnya, yakni bisnis yang berunsur Api, Air, dan Tanah. Yang termasuk dalam bisnis berelemen Api, antara lain entertainment, fashion, energi, toys, restoran, kafé, airline (puncaknya di bulan Mei, Juni, dan Juli).

”Bisnis berelemen air, antara lain distribusi, shipping, transportasi, komunikasi, dan minuman. Bisnis berelemen tanah, antara lain properti, pengolahan makanan, asuransi, dan pertambangan,” tambahnya.

Sebaliknya, kata dia, bisnis yang mendapat tantangan besar adalah bisnis yang berelemen Kayu dan Logam. Bisnis yang berelemen Logam, seperti otomotif, mesin, komputer, hi tech industry, skin care, health business, dan banking. Bisnis yang berelemen Kayu, yakni textile, fashion, books, publications, newspaper, magazine, paper, forestry, dan wood furniture.

”Untuk bintang yang tidak menguntungkan (yaitu bintang 5, 2, 7) berada di sektor Selatan, Barat Daya, dan Barat Laut. Harus waspada jika titik-titik penting dalam sebuah bangunan (pintu utama, kamar tidur, dapur/ kompor, tangga) terletak di sektor tersebut. Memasang genta angin dari logam (feng ling) di sektor Selatan, menempatkan rangkaian enam koin logam di sektor Barat Laut, merupakan salah satu solusi,” bebernya.

Praktisi fengshui lainnya, Kwik Ing Hauw, mengatakan, 2017 adalah tahun Ayam Api, artinya panas. Pengaruhnya, siklusnya berhubungan dengan siklus alam. Di 2017, ia katakan akan memiliki kemarau yang panjang. ”Apinya adalah api dalam perut bumi, artinya dampak pada alam adalah gunung meletus. Itu yang rawan di Indonesia pada 2017,” ujar Paman Kwik—panggilan akrabnya.

Sementara dari 12 shio, ia katakan yang sangat berisiko adalah Shio Kelinci dan Anjing. Menyusul setelahnya adalah Shio Tikus dan Kambing. ”Kena tegak lurus. Shio Tikus hati-hati terbongkar kedoknya. Kalau Kuda malah aman,” katanya. (fth/aro/ce1)

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -