33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

Banyak Diwarnai Ketidakharmonisan

Tahun Baru Cina 2568

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

BESOK, warga Tionghoa merayakan Tahun Baru Cina 2568. Dalam kalender Tiongkok, tahun ini masuk tahun Ayam Api. Ayam merupakan elemen Logam Yin. Dengan demikian, Ayam Api merupakan pertemuan antara elemen Logam dan Api.

Pakar fengshui, Dr Linda Kho, menjelaskan, Logam dan Api merupakan pasangan elemen yang tidak harmonis (clash). Hal ini dapat diinterpretasikan bahwa pada Tahun Ayam Api ini akan didominasi ketidakharmonisan dalam berbagai jenjang.

Lebih dalam lagi, Api Yin merupakan simbol eksplosi, sehingga pada 2017 ini intensitas terorisme tidak akan berkurang dibanding 2016 yang juga berunsur Logam Api.

”Untuk itu tingkatkan terus kewaspadaan. Ketidakharmonisan tersebut juga menyiratkan adanya bencana gunung meletus dan kebakaran, kecelakaan penerbangan,” bebernya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Berdasarkan filosofi Tiongkok, nasib (kesuksesan maupun kegagalan) seseorang ditentukan oleh tiga faktor. Yakni, faktor langit, bumi dan manusia. Faktor langit adalah sesuatu yang tidak dapat diubah, yakni yang berhubungan dengan tanggal lahir dan perjalanan waktu.

Faktor bumi, jelas dia, adalah energi di lingkungan seseorang, baik itu energi dari bangunan, maupun energi dari orang lain (pasangan, teman, partner). Faktor manusia, lanjutnya, meliputi perilaku dan pendidikan, termasuk di dalamnya adalah amal ibadah, ketekunan, pengalaman, jejaring, motivasi, dan lain-lain.

”Maka pergantian tahun, merupakan bagian dari faktor langit, yang berarti akan membawa dampak bagi setiap orang,” jelasnya.

Dilihat dari pendekatan teori bintang terbang, tahun Ayam Api 2017, menempatkan bintang terbang 1 di sektor pusat. Hal ini berarti akan ada masalah yang cukup besar mengenai air (banjir maupun kekeringan).

Sementara bisnis yang diuntungkan pada 2017 tidak berbeda dengan tahun sebelumnya, yakni bisnis yang berunsur Api, Air, dan Tanah. Yang termasuk dalam bisnis berelemen Api, antara lain entertainment, fashion, energi, toys, restoran, kafé, airline (puncaknya di bulan Mei, Juni, dan Juli).

”Bisnis berelemen air, antara lain distribusi, shipping, transportasi, komunikasi, dan minuman. Bisnis berelemen tanah, antara lain properti, pengolahan makanan, asuransi, dan pertambangan,” tambahnya.

Sebaliknya, kata dia, bisnis yang mendapat tantangan besar adalah bisnis yang berelemen Kayu dan Logam. Bisnis yang berelemen Logam, seperti otomotif, mesin, komputer, hi tech industry, skin care, health business, dan banking. Bisnis yang berelemen Kayu, yakni textile, fashion, books, publications, newspaper, magazine, paper, forestry, dan wood furniture.

”Untuk bintang yang tidak menguntungkan (yaitu bintang 5, 2, 7) berada di sektor Selatan, Barat Daya, dan Barat Laut. Harus waspada jika titik-titik penting dalam sebuah bangunan (pintu utama, kamar tidur, dapur/ kompor, tangga) terletak di sektor tersebut. Memasang genta angin dari logam (feng ling) di sektor Selatan, menempatkan rangkaian enam koin logam di sektor Barat Laut, merupakan salah satu solusi,” bebernya.

Praktisi fengshui lainnya, Kwik Ing Hauw, mengatakan, 2017 adalah tahun Ayam Api, artinya panas. Pengaruhnya, siklusnya berhubungan dengan siklus alam. Di 2017, ia katakan akan memiliki kemarau yang panjang. ”Apinya adalah api dalam perut bumi, artinya dampak pada alam adalah gunung meletus. Itu yang rawan di Indonesia pada 2017,” ujar Paman Kwik—panggilan akrabnya.

Sementara dari 12 shio, ia katakan yang sangat berisiko adalah Shio Kelinci dan Anjing. Menyusul setelahnya adalah Shio Tikus dan Kambing. ”Kena tegak lurus. Shio Tikus hati-hati terbongkar kedoknya. Kalau Kuda malah aman,” katanya. (fth/aro/ce1)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Dikira Bom, Ternyata Pakaian dan Bakpia

RADARSEMARANG.COM, KEBUMEN—Benda mencurigakan yang diduga bom sempat menggegerkan warga di sekitar Jalan Guyangan-Petanahan Kebumen, tepatnya di Desa Adikarto Kecamatan Adimulyo, Kamis (22/2) sekitar pukul...

Jambret Babak Belur Dimassa

SEMARANG - Seorang penjambret babak belur dihajar warga setelah tertangkap saat beraksi di Jalan Sunan Kalijaga, Penggaron Kidul, Pedurungan, Jumat (24/2) sekitar pukul 10.00....

Kenalkan Metode Kepelatihan Baru

SEMARANG – Pelatih atlet dituntut menguasai iptek kepelatihan yang terus berkembang. Sebab metode yang diberikan untuk melatih atlet bukan hafalan. Hal tersebut diungkapkan Dosen...

76 Sekolah Rawan Digerus Bencana

MUNGKID—Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang ditunjuk oleh Kementerian Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan (PMK), menjadi tuan rumah Konferensi Nasional Pendidikan Bencana (Konas PB) 2 Tahun...

Siapkan Rest Area di Tol Batang-Semarang

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Polres Kendal mematangkan persiapan untuk pengamanan arus mudik 2018. Seperti mulai membangun pos komando (Posko) atau penjagaan di sepanjang wilayah Pantura dari ujung...

Bupati Mirna Bawa Kendal Raih WTP

KENDAL - Prestasi fantastis kembali ditorehkan Bupati Kendal Mirna Annisa. Di bawah kepemimpinannya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal akhirnya mampu meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian...