33 C
Semarang
Minggu, 12 Juli 2020

Promosi Batik di Malaysia

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SUZKA Adiratna Novitha mengaku bangga bisa ikut mempromosikan batik. Batik merupakan kekayaan nusantara yang harus dilestarikan sekaligus menjadi kebanggaan Indonesia. Apalagi batik sekarang sudah menjadi ciri khas dan banyak jenisnya dari seluruh wilayah di Indonesia.

”Batik sekarang sudah menjadi fashion, semua harus ikut mempromosikannya,” ujar mahasiswi Universitas Diponegoro (Undip) ini kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Ia mengaku pernah mempromosikan batik ketika menjadi perwakilan peserta kegiatan kehumasan di Universitas Utara Malaysia. Yakni, dalam kegiatan bertajuk ASEAN University Conference on Public Relations and Communication yang dilaksanakan pada 18 November 2016 silam. Saat itu, ia bersama rekannya menjelaskan tentang produk unggulan Indonesia berupa batik.

”Banyak yang tertarik dengan batik setelah dijelaskan panjang lebar,” katanya.

Dara kelahiran 30 Mei 1995 ini mengaku, mendapatkan pengalaman berharga ketika mempromosikan batik di negara lain. Ia menilai Malaysia tidak jauh dengan Indonesia. Saat kunjungan ke Malaysia, sempat diajak menanam mangrove di wilayah Sintok.

”Senang bisa berkunjung ke Malaysia. Setelah ini, saya ingin terus mempromosikan batik ke negara lainnya,” ujarnya. (fth/aro/ce1)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Longsor, Akses Desa Terputus

KAJEN - Hujan deras yang turun lebih dari 4 jam tiada henti pada Senin (25/9) mengakibatkan tanah longsor di Jalan Raya Dukuh Sidokidul, Desa...

Buru Pengganti Akhlidin

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kebersamaan antara PSIS dengan gelandang asal Kyrgyzstan, Akhlidin Israilov tampaknya hanya akan seumur jagung. Manajemen tim berjuluk Mahesa Jenar itu memberi...

Nasdem Siap ‘Panaskan’ Pilgub Jateng

SEMARANG-Jelang pendaftaran bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng periode 2018-2023 pada awal Januari mendatang, suasananya masih adem ayem. Partai Nasdem yang memiliki 4...

Ngabuburit, Mengaji Kitab Nahwu Sorof

Bulan suci Ramadan menjadi momentum bagi Rutan Demak untuk memaksimalkan pembinaan mental dan rohani para napi dan tahanan. Panitia khusus pun dibentuk untuk menyukseskan...

Pilot Project, 30 PKL Gunakan E-Bayar

SEMARANG-Sebanyak 30 pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Simpang Lima Semarang saat ini telah menggunakan sistem pembayaran elektronik atau E-Bayar. Para pembeli bisa melakukan...

70 Pemudik Terjebak Longsor

RADARSEMARANG.COM, KAJEN - Sebanyak 70 pemudik yang akan balik ke Jakarta, dengan menggunakan 4 unit mobil travel, dari Desa Sidomulyo, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan,...