SEMARANG – Memasuki pekan keempat masa persiapan, pelatih kepala PSIS Subangkit mulai meraba-raba komposisi serta formasi yang bakal diterapkan di kompetisi Divisi Utama mendatang. Untuk komposisi pemain, pelatih asal Pasuruan tersebut mengaku, PSIS tinggal melengkapi beberapa posisi saja. Salah satunya pos striker yang saat ini baru dihuni dua pemain yaitu Johan Yoga Utama dan Hari Nur Yulianto. Hanya punya dua striker, cukup riskan untuk sebuah tim.

“Sebenarnya kemarin kami ingin melihat kualitas striker Ahmad Ikhwan, namun yang bersangkutan memutuskan untuk pulang. Kita cari lagi dan memang saat ini kebutuhan utama ada di pos striker dan kiper,” beber Subangkit.

Kemudian di pos bek sayap, pasca dilepasnya Andreantono, PSIS masih memiliki stok beberapa pemain yaitu Safrudin Tahar, Taufik Hidayat, Imam Baehaqi dan Yogi Ardianto yang baru-baru ini diberikan peran baru sebagai bek sayap.

Begitu juga di pos gelandang, coach Subangkit juga sudah memiliki sederet nama pemain muda dan pemain senior yaitu M Yunus, Ahmad Agung, Dani Raharjanto, Jordan Foranda, Juni Riyadi, Saddam Sudarma Hendra, Franky Mahendra dan M Ilham Arfil. “Untuk komposisi sudah tidak ada masalah tinggal melengkapi beberapa pemain saja. Beberapa pemain saya lihat juga bisa bermain di beberapa posisi seperti M Yunus yang bisa main sebagai defensive midfielder atau attacking,” sambungnya.

Mengenai formasi, pelatih yang musim lalu membesut Mitra Kukar itu mengakui beberapa alternatif terus diterapkan kepada Johan Yoga dkk dalam simulasi latihan baik menggunakan 4-4-2, 4-2-3-1 atau 4-3-3.

Yang menarik, Subangkit juga mencoba skema yang sudah jarang diterapkan di tim Mahesa Jenar dalam beberapa musim terakhir yaitu 3-4-3 dan 3-5-2. Formasi tersebut dirasa cukup mumpuni mengingat PSIS memiliki sederet centre back muda yaitu M Rio Saputra, Haudi Abdillah, M Tegar Pribadi dan Anhar Latif. “Yang penting pemain memahami yang kita inginkan baik saat menggunan empat atau tiga pemain belakang. Saya lihat pemain cukup memahami, hanya kinerja di sayap-sayap saja yang masih perlu dibenahi. Dan untuk striker kemungkinan akan tetap menggunakan dua striker,” bebernya. (bas/smu)