Bank Jateng Jangan Terseret Arus BTN

496

SEMARANG – Ditunjuknya mantan Dirut PT Bank Tabungan Negara (BTN), Kodradi sebagai Komisaris Utama Bank Jateng, memancing pro dan kontra. Sebab, banyak yang menganggap, jabatan tersebut melekat dengan Sekda Jateng.

Untuk periode 2016-2019, Sekda Jateng, Sri Puryono hanya menjabat sebagai dewan komisaris biasa. Dengan kondisi ini, sedikit banyak, pasti memengaruhi pergerakan Bank Jateng atas intervensi pemprov. Apalagi, sejak zamannya Sekda Hadi Prabowo, jabatan komisaris sudah menjadi kepanjangan tangan pemprov di Bank Jateng.

Anggota Komisi C DPRD Jateng, Maria Tri Magesti menjelaskan, pergeseran ini pasti berpengaruh pada terobosan program Bank Jateng. ”Saya berharap, Bank Jateng tetap bisa menjadi banknya orang Jawa Tengah. Tidak terseret dalam alur BTN,” ucapnya.

Meski begitu, dia mengakui, Kodradi bisa membawa Bank Jateng menjadi lebih profesional. Soal intervensi pemprov, akan tetap bisa dilakukan lantaran masih menjadi pemegang saham tertinggi. ”Jadi siapa pun Komisaris Utamanya, secara kedinasan dan saham, tetap di bawah kendali pemprov,” tegasnya.

Ketua Komisi C DPRD Jateng, Asfirla Harisanto mengaku tidak terlalu mempersoalkan. Ada orang pemprov atau tidak, kebijakan yang dikeluarkan Bank Jateng harus prorakyat. Program-program inovatif tetap harus dikeluarkan. Apalagi sekarang bank-bank swasta semakin agresif merebut pasar.

Dia berharap, Kodradi bisa membawa Bank Jateng lebih baik. Paling tidak, bisa mendekatkan diri kepada masyarakat dengan membuka cabang hingga tingkat kecamatan. ”Ini akan menjadi kekuatan baru,” imbuhnya.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo menambahkan, Kodradi ditunjuk menjadi Komisaris Utama Bank Jateng karena prestasi yang sudah dibuktikan. Ini membuktikan bahwa Bank Jateng tidak hanya diisi orang asal, tapi memang tenaga profesional.

Menurutnya, jabatan Komisaris Utama tidak melulu diduduki sekda. ”Yang penting bank bisa berjalan dengan baik. Menjadi bank profesional karena Bank Jateng adalah perbankan perwakilan pemerintah,” tegasnya. (amh/ric/ce1)