Tol Bawen – Salatiga Beroperasi Maret

562

SALATIGA – Jalan tol Semarang – Solo seksi III Bawen – Salatiga ditarget bisa dioperasionalkan untuk umum pada Maret 2017. Hingga kini, perkembangan pembangunan fisik ruas jalan sepanjang 17,6 km ini telah mencapai 81,623 persen.

Direktur Teknik dan Operasi PT Trans Marga Jateng (TMJ) Ali Zainal Abidin menyatakan, meski realisasi perkembangan pengerjaan fisik jalan tol Bawen – Salatiga tidak bisa sesuai target awal, yakni 91,601 persen, namun PT TMJ optimistis pembangunan jalan tersebut bisa selesai pada akhir Januari ini. Menurutnya, pengerjaan fisik tinggal 18,377 persen. Pihaknya pun melakukan percepatan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai target agar Februari nanti bisa dilakukan uji kelayakan sehingga Maret sudah bisa dibuka untuk umum.

“Secara umum, pembangunan ruas tol Bawen – Salatiga tidak ada masalah. Molornya pembangunan fisik ruas tol tersebut disebabkan oleh faktor cuaca. Tingginya curah hujan yang terjadi selama beberapa bulan ini menghambat pelaksanaan pembangunan. Kami tidak bisa berbuat banyak untuk mengatasi kendala itu. Intensitas hujan yang masih sangat tinggi sangat berdampak pada pelaksanaan pembangunan di lapangan,” terangnya.

Dijelaskan dia, beberapa pekerjaan yang hingga saat ini masih dilakukan adalah pembetonan ruas jalan di beberapa titik. Selain itu, juga ada sebagian pekerjaan stabilisasi lahan di beberapa ruas yang tanahnya lembek. Pekerjaan tersebut terus dikebut agar bisa selesai sesuai perencanaan.

Keberadaan jalan tol ruas Bawen-Salatiga ini memang sangat ditunggu masyarakat. Karena saat ini untuk menuju Semarang atau sebaliknya, ruas kemacetan seringkali terjadi di daerah Tuntang. “Jika sudah ada tol, tentu volume kendaraan akan berkurang dan kemacetan akan terurai,” ujar Hidayati, 42, warga Sidomukti yang kerap menggunakan jalan tol. Di sisi lain, ia berharap ada jalur masuk tol di jalan Patimura sehingga tidak harus memutar ke Tingkir jika akan masuk ke jalan tol. (sas/ton)