Ke Luar Negeri Berkat Bridge

579

BERKAT cabang olahraga bridge, Monica Ayu Triana bisa keliling Indonesia bahkan hingga ke mancanegara.

”Saya kenal bridge saat ikut ekskul di SMP tahun 2009. Sampai sekarang masih aktif. Bahkan bisa ke mana-mana berkat bridge,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Baginya, bridge merupakan kegiatan menarik, karena tidak banyak yang tahu. Bridge merupakan cabang olahraga yang menggunakan kartu sebagai alatnya, dan mengandalkan otak untuk berpikir serta menyusun strategi. Hampir sama seperti catur, yakni olahraga otak.

”Kalau alasan yang lain sih gara-gara bridge saya bisa dapat hadiah uang kalau juara. Saya bisa hidup dari bridge. Sejak menekuni bridge, saya bisa beli apa-apa sendiri. Nggak harus ngrepotin orang tua. Bisa membanggakan juga lewat prestasi,” ujar dara kelahiran 26 April 1997 ini.

Salah satu prestasi yang diraihnya adalah menjadi first runner up di kejuaraan South East Asia Bridge Federation yang digelar di Singapura, Desember lalu. Ia juga menjadi wakil Jateng dalam PON XIX Jabar.

”Pengalaman paling berkesan buat saya tahun 2015 pas SMA. Waktu itu saya dipanggil ikut seleksi ke Bangkok Thailand, Alhamdulillah lolos. Itu pertama kali ke luar negeri main bridge ikut kategori girls dan dapet medali perak,” katanya semringah.

Saat ini, Monica tergabung dalam Klub Djarum, dan rutin latihan seminggu 3 kali setiap Jumat, Sabtu dan Minggu. Menjelang seleksi nasional untuk kejuaraan di Korea, Monica memfokuskan untuk berlatih agar mendapat hasil yang terbaik dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

”Harapannya kuliah tetap lancar dan bisa lulus tepat waktu meski sering ditinggal buat ikut kejuaran bridge,” harapnya. (mg26/aro/ce1)