33 C
Semarang
Jumat, 29 Mei 2020

Longsor, Air Terjun Semirang Ditutup Seminggu

Another

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

UNGARAN – Objek wisata alam Curug Semirang di wilayah Dusun Gintungan, Desa Gogik, Kecamatan Ungaran Barat, ditutup selama seminggu. Hal tersebut dilakukan setelah jalur menuju lokasi air terjun tertutup material tanah longsor.

“Kami tutup sementara selama seminggu sembari melihat kondisi cuaca,” beber Kepala Desa Gogik Miyanto, Minggu (22/1).

Dikatakan Miyanto, longsor di jalur menuju Semirang terjadi pada Jumat (20/1) sore setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Titik longsor berada di tengah antara pintu masuk dan lokasi air terjun, masuk wilayah administrasi Perhutani. “Meski masuk wilayah Perhutani, kami tetap punya tanggungjawab ikut memantau kondisi dan memelihara kawasan hutan,” katanya.

Karena itu, begitu ada kabar kejadian longsor, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Gogik, warga desa dan petugas Perhutani bergotong royong membersihkan material longsor.

“Hari ini (kemarin) diadakan kerja bakti bersama oleh warga dan sudah bisa dilalui. Namun untuk berjaga-jaga, sementara waktu tidak dilintasi dulu oleh wisatawan,” katanya.

Jalan menuju lokasi air terjun Semirang memang dikenal sebagai jalur wisata alam. Lokasi air terjun berada di lereng utara Gunung Ungaran, di tengah kawasan hutan tropis.

Tidak heran jalur yang ada masih alami, berupa jalan setapak dari batu dan tanah, naik turun khas jalur pendakian sebuah gunung. Di beberapa titik, jalur menuju air terjun setinggi 45 meter ini berada di bawah tebing tinggi.

Sehingga potensi terjadi longsor cukup tinggi, seiring tingginya intensitas hujan yang mengguyur. “Penutupan sementara ini juga karena air sungai di bawah, dekat loket masuk, sering meluap jika hujan deras. Kalau sudah meluap tidak bisa dilalui,” katanya.

Kepala BPBD Kabupaten Semarang, Heru Subroto, meminta kades dan perangkatnya meningkatkan kewaspadaan seiring masa puncak hujan saat ini. Desa yang memiliki wisata alam maupun kondisi geografis rentan bencana diharapkan untuk lebih memperhatikan perubahan gejala alam, khususnya longsor dan banjir.

“Jika cuacanya memang tidak memungkinkan, desa pengelola wisata alam jangan paksa diri untuk buka, jangan dilalui wisatawan dulu. Karena memang keamanan wisata alam sangat dipengaruhi oleh kondisi alam,” ujarnya. (ewb/aro)

Berita sebelumyaHandry TM Pimpin Dekase
Berita berikutnyaHDCI Jangan Hanya Touring

Latest News

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

More Articles Like This

Must Read

Bagikan Nasi Bungkus untuk Gelandangan

MAGELANG –Siswa SMK Citra Medika Kota Magelang membagi 350 nasi bungkus dan susu, Jumat (3/2). Sasarannya adalah masyarakat kurang mampu yang berada di Kota...

Cegah Pungli, Kenalkan Sistem Pelayanan Jempol Satu

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Pemkab Demak melalui Dinas Penanaman Modal, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DinPMPTSP) me-launching program pelayanan rekomendasi teknis  melalui sistem jemput bola satu pintu (jempol...

Berangka 1373, Diduga Semasa dengan Candi Sukuh

RADARSEMARANG.COM - Sebuah batu yang diduga prasasti dengan inskripsi kuno ditemukan di lereng Gunung Ungaran. Prasasti ini merupakan satu-satunya yang berada di kawasan Gunung...

Buat Seserahan Cantik dan Menarik

SEMARANG – Dalam pernikahan, seserahan merupakan sebuah syarat yang sangat diperhatikan. Selain barang yang diberikan, penataan merupakan hal vital agar seserahan bisa terlihat rapi...

BNN Tes Urine Letkol Hendra

MAGELANG–Seratus personel Kodim 0705/Magelang, Senin (11/12) kemarin, kembali melakukan tes urine. Pemeriksaan tes urine ditangani langsung oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Temanggung,...

Begal Alas Roban Batang Berhasil Dibekuk

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Jajaran Polsek Gringsing berhasil menangkap dua tersangka pelaku begal dan pemalakan terhadap pengguna jalan di wilayah Poncowati Alas Roban, Kecamatan Gringsing,...