MAGELANG – Sejak Perda No 3 Tahun 2016 tentang Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berlaku, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Magelang membawahi dua bidang. Yaitu UPT Pemadam Kabakaran (Damkar) dan Pelindungan Masyarakat (Linmas). Sebelumnya, Damkar berada di bawah tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum (DPU). Sedangkan Limas bergabung ke Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas).

“Tugas kami saat ini menegakkan perda dan menangani bencana kebakaran,” kat­a Kepala Satpol PP Ko­ta Magelang Singgih ­Indri Pranggana.

Dengan bersatunya Damkar ke Satpol PP, Singgih berharap bisa makin optimal melayani masyarakat. Utamanya saat terjadi kebakaran, akan semakin cepat tertangani. Satpol PP siap terjun membantu tim Damkar yang selama ini kekurangan personil.

“Pokok tugas kami pada penanganan bencana saja, kalau penanggulangan dan masalah anggaran untuk bantuan kepada korban bencana di ranah Dinas Sosial,” tuturnya.

Rencana terdekat, ia akan memberikan pelatihan keterampilan bagi Satpol PP untuk menangani kebakaran melalui program simulasi bencana. “Pengenalan alat-alat Damkar, agar personel Satpol PP mengtahui keguanaan alat dan cara menggunakan alat itu untuk memadamkan api,” jelasnya. (put/ton)