SEMARANG – Tim futsal BJL 2000 AM Shiba Semarang terus menggelar persiapan menjelang turun diajang kompetisi PFL musim 2017. Tim yang dibesut Qusmaini Noor itu masih melakoni TC di GOR Futsal Jogokaryan Yogyakarta.

Di kompetisi profesional musim kedua ini, BJL 2000 bakal bertarung di grup neraka yaitu grup B yang diisi oleh tujuh tim termasuk juara PFL 2016 Black Steel Manokwari kemudian  Vamos Mataram, Libido Bandung, BTS Surabaya, SFC Planet Sleman, Electrik PLN Jakarta, dan Kancil BBK Pontianak.

Untuk laga pertama BJL 2000 akan melawan tim tuan rumah Bintang Timur Surabaya yang akan digelar 11 Februari di GOR Unesa Surabaya. Setelah itu pada laga kedua, BJL 2000 akan meladeni tim bertabur bintang Vamos Mataram di tempat yang sama.

Menanggapi calon lawan di grup ini yang bisa dikatakan grup neraka, Suyatno tidak masalah dan tetap optimis dengan kemampuan pasukannya. Terlebih dari pengalaman sebelumnya, tim-tim yang bermaterikan pemain berklas belum bisa menjadi jaminan mudah mengalahkan tim bukan unggulan.

“Memang persaingan akan sangat ketat. Namun segala kekuatan tentunya akan kami kerahkan untuk bisa memberikan yang terbaik di musim 2017. Kami juga akan memaksimalkan persiapan sebaik mungkin,” kata Manajer BJL 2000, Suyatno.

Selain tengah fokus mempersiapkan diri dalam TC, BJL juga mengagendakan sejumlah uji coba termasuk ketika  meladeni timnas futsal Indonesia yang digelar di GOR Tifosi, Bekasi, Jumat (14/1) kemarin.

Suyatno menambahkan, kesempatan melakoni uji coba versus Timnas kemarin cukup memberikan pengalaman berharga bagi timnya. Terlebih tim lawan dalam ujicoba tersebut diperkuat pemain terbaik yang dipilih dari beberapa tim selama kompetisi PFL 2016 lalu.

”Meski akhirnya harus kalah, kami sangat senang dan bangga. Tim lawan ujicoba merupakan salah satu tim terbaik dengan diperkuat pemain-pemain terbaik dari beberapa klub PFL musim lalu. Mudah-mudahan ini bisa menjadi penambah semangat dan motivasi bagi pemain BJL 2000 AM Shiba,” tambah Suyatno. (bas)