Open Kitchen Jaga Kesempurnaan Memasak

1971
Istajib Barlian alias Tatank
Istajib Barlian alias Tatank

Menonjolkan masakan-masakan Eropa, Tatank mencoba membuat Resto Kafenya bernuansa Eropa pula. Dengan keberadaan meja kursi yang didominasi kayu, ia mengkonsep sedemikian rupa tempat usahanya sehingga mampu memberikan kenyamanan kepada para pengunjung.

Beberapa hiasan bernuansa klasik juga ia pajang di resto kafe yang terletak di Jalan Ngesrep Timur V Nomor 54, Tembalang Raya ini. Salah satu pajangan yang cukup menonjol yaitu berupa foto hitam putih yang nampaknya foto ketika dirinya sedang berada di pasar tradisional. Dalam foto tersebut dilengkapi dengan tulisan ”old place, old market, but never ending story”.

”Maksudnya, tempat yang sangat tua tapi tidak pernah mengakhiri sebuah cerita. Semua masakan yang disajikan dengan keren yang harganya jutaan, tanpa mereka (orang-orang di pasar tradisional-red) nggak bakal ada,” ujarnya menerangkan maksud tulisan itu. Selain itu dia juga memajang foto bertuliskan kata-kata bijak. Hal itu sebagai motivasi baik dirinya maupun pengunjung.

Tatank juga mendesain kafe restonya dengan dapur terbuka atau lebih dikenal dengan istilah open kitchen. Tujuannya, agar pengunjung dapat melihat langsung proses pembuatan menu yang mereka pesan.

”Dengan open kitchen lebih memungkinkan untuk menjaga kebersihan. Karena orang bisa melihat secara langsung. Kita nya juga bisa tetap menjaga diri, supaya lebih sempurna dalam memasak. Menyajikan menu terbaik,” ujar Chef yang juga vokalis di grup band beraliran street rock bernama Oi! G-SQUAD yang ia buat di akhir tahun 98 ini.

Selain tempat yang selalu diupayakan bisa memberikan kenyamanan, pelayanan maksimal juga menjadi perhatian Tatank. Ia selalu menyapa pengunjung dan menanyakan jika ada yang kurang dengan masakannya. Bahkan ia tidak segan menerima kritik untuk hasil masakannya demi dapat menciptakan masakan yang lebih baik ke depannya.

Say hello dengan customer. Menanyakan, kira-kira ada masukan nggak, ada yang kurang nggak. Masukan dari customer akan saya gunakan untuk memperbaiki diri,” ujar pria ramah ini. (sigit andrianto/zal)