Goodfellas Resto

1002
VINTAGE : Ruangan kaca di Goodfellas Resto yang cocok untuk bersantai di malam hari. (istimewa)
VINTAGE : Ruangan kaca di Goodfellas Resto yang cocok untuk bersantai di malam hari. (istimewa)

Harmonisasi urban dan klasik terasa kental dari elemen kayu dan besi dari resto yang berada di Jalan Gajahmungkur Selatan ini. Material kaca di sudut- sudut ruangan kian mempercantik interior.

Menempati sebuah rumah tua yang tergolong bangunan cagar budaya yang dibangun oleh Arsitek Thomas Karsten, resto ini terdiri dari ruang demi ruang, dengan konsep berbeda antara satu ruang dengan ruang lainnya.

Lokasi yang terbilang tinggi, salah satu ruangan sengaja didesain dengan menawarkan pemandangan Semarang bawah. Dinding ruangan sengaja dibangun full kaca, sehingga tamu bisa bercakap sembari menikmati gemerlap Semarang.

“Ruangan tersebut sebetulnya tambahan. Berhubung view-nya bagus, maka dindingnya tidak kami tutupi dengan tembok atau partisi, tapi menggunakan kaca-kaca yang besar dan bisa dibuka. Sehingga tak hanya pemandangan tapi juga udara malam bisa dinikmati,” ujar Corporate Marketing Communication Goodfellas Resto, Anggita Setia Dara.

Goodfellas resto berasal dari good fellas diartikan pertemanan baik karena semua tamu yang datang adalah teman. Menjamu ‘teman’ dengan suasana ruangan apik dan hidangan istimewa. “Kami menyasar semua segmen, mulai dari anak muda, eksekutif muda hingga keluarga. Oleh karena itu, menu juga beragam. Sehingga tamu memiliki lebih banyak pilihan,” ujarnya. (dna/ric)