33 C
Semarang
Selasa, 4 Agustus 2020

8 Penjual Miras Oplosan Diamankan

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

SEMARANG – Delapan penjual minuman keras oplosan digelandang aparat Polrestabes Semarang. Petugas juga mengamankan barang bukti 733,5 liter miras jenis ciu dan ginseng.

Mereka adalah Karsini, 42, warga Pedurungan, R Andri W, 32, warga Semarang Barat, Joko Santosa, 26, Jumaini, 41, keduanya warga Kecamatan Genuk, Sunarmi, 54, warga Semarang Utara.

Kemudian, Bekan, 29, warga Semarang Tengah, Jasmani, 57, warga Pedurungan, Suratmi, 61, warga Semarang Utara. Delapan orang ini diamankan dalam razia penyakit masyarakat (pekat) selama tiga hari, yakni sejak Senin (16/1) sampai Rabu (18/1) lalu. “Miras oplosan ini didapatkan dari wilayah Solo. Kelurahan Semanggi dekat Pasar Kliwon,” ungkap Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso Seno Aji, Jumat (20/1).

Miras oplosan tersebut didrop dari Solo dengan kemasan jerigen. Selanjutnya, dari pedagang dijual secara eceran dengan kemasan botolan air mineral kisaran harga Rp 10 ribu per liter.
“Harga kulaknya ini Rp 8.700. Penjualanya ada yang polos ada juga yang dicampur kunyit,” terangnya.

Miras oplosan ini diedarkan di Kota Semarang diantarnya di wilayah Semarang Barat, Tengah, Pedurungan, Banyumanik dan Semarang Utara. “Miras ini sangat membahayakan, membuat kepala pening, pusing, tidak bisa berfikir secara jernih. Bisa memicu untuk berbuat tindak perkelahian bahkan sampai tindak kejahatan,” tegasnya. Bahkan, miras oplosan telah sering menimbulkan korban jiwa bagi yang mengkonsumsinya.

Joko Santoso, pedagang miras oplosan mengaku setiap harinya mampu menjual 20 liter miras oplosan yang hanya dibuat dengan bahan alkohol berkadar 96 persen.”Beli alkohol 96 persen. Jualan di Jalan Majapahit yang beli ada tukang becak, kuli bangunan juga,” ujarnya

Berbeda dengan, Joko Santoso, Sunarmi mengaku telah menjual miras oplosan tersebut kurang lebih 13 tahun. Miras tersebut didapat dari seseorang yang mengaku dari daerah Solo. Dijual dengan harga kisaran Rp 21 ribu per botol air mineral besar. Sedangkan botol kecil dijual Rp 11 ribu. (mha/zal)

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pegiat Drumblek Diminta Lebih Kreatif

SALATIGA - Kepala Dinas Pariwisata Kota Salatiga Sri Danudjo membuka secara resmi Musyawarah Akbar I Paguyuban Drumblek Salatiga, belum lama ini. Musyawarah diselenggarakan di...

Nguri-uri Budaya Jawa

RADARSEMARANG.COM - Sejumlah anak berlatih panahan tradisional di Kampung Jawi, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Senin (14/5). Seperti diketahui, Kampung Jawi di bangun oleh Pemerintah...

Tarif PNBP Baru Disosialisasikan

SALATIGA - Jajaran satuan lalu lintas (satlantas) Polres Salatiga membagikan selebaran pemberitahuan tarif baru Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) kepada pengguna jalan dan pejalan...

Bantu Industri Keripik

WONOSOBO - Tim Hibah Dikti Iptek Bagi Masyarakat (IBM) Unsiq memberikan pendampingan manajemen pengelolaan dan pemasaran produk UMKM untuk masyarakat Desa Ngalian Kecamatan Wadaslintang,...

100 River Guide Sudah Bersertifikat

MUNGKID - Kejuaraan Arung Jeram di Sungai Elo Kabupaten Magelang berlangsung meriah, Selasa (21/2). Ratusan atlet mengikuti kejuaraan yang memperebutkan hadiah senilai Rp 10,5...

Lepas 30 Anggota PMI ke Bogor

DEMAK-Sebanyak 30 peserta dari kontingen PMI Kabupaten Demak secara resmi dilepas keberangkatannya ke Bogor. Pelepasan dilakukan Bupati Demak HM Natsir bersama Sekda Demak selaku...