Trailer Tabrak Truk Dump dan Colt

1273
JALUR TENGKORAK: Kecelakaan terjadi di Jalan Soekarno Hatta tepatnya di depan pabrik Apac Inti Corpora, kemarin, melibatkan truk trailer, truk dump dan colt. (Eko.wahyu.budiyanto@radarsemarang.com)
JALUR TENGKORAK: Kecelakaan terjadi di Jalan Soekarno Hatta tepatnya di depan pabrik Apac Inti Corpora, kemarin, melibatkan truk trailer, truk dump dan colt. (Eko.wahyu.budiyanto@radarsemarang.com)

UNGARAN – Pengendara perlu waspada dan hati-hati jika melintasi Jalan Soekarno Hatta, Kabupaten Semarang. Di ruas jalan mulai kawasan Lemahabang hingga Bawen dan sebaliknya ini kerap terjadi kecelakaan lalu lintas (laka lantas).

Dalam sepekan terakhir, ada tiga laka lantas yang menyebabkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia dan tiga lainnya luka-luka. Terbaru, laka lantas di Jalan Soekarno Hatta Km 32, wilayah Desa Harjosari, Bawen, Jumat (20/1) sekitar pukul 05.15.

Kecelakaan di ruas jalan di depan kawasan pabrik Apac Inti Corpora ini melibatkan tiga kendaraan bermuatan berat. Kejadian bermula dari truk kontainer H 1920 ER yang melaju dari arah Bawen menuju Ungaran.

Setibanya di lokasi kejadian, truk menghindari tabrakan dengan kendaraan lain yang melaju searah di depannya. Sopir yang membanting kemudi ke kanan, masuk ke jalur berlawanan dan menabrak truk dump H 1813 ED dan truk colt diesel AA 1823 ED.

Kanit Laka Polres Semarang, Ipda Mahfud mengatakan, pengendara harus ekstra hati-hati ketika berkendara di sepanjang Jalan Soekarno Hatta. “Tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut. Hanya luka ringan yang dialami sopir truk colt diesel,” ujar Mahfudi. Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas dari dan menuju Bawen macet hingga mencapai 5 Km.

Hal tersebut lantaran badan truk kontainer melintang di tengah jalan. Selain itu, jam kejadian juga berdekatan dengan waktu berangkat bekerja dan sekolah. Butuh waktu cukup lama untuk mengevakuasi truk ke tempat yang lebih aman.

Dua kejadian laka lantas terjadi pada hari dan waktu yang beda di lokasi tersebut. Pada hari Sabtu (14/1) sekitar pukul 15.00, dua pengendara sepeda motor menjadi korban tabrak lari. Pembonceng, Nur, 19, warga Purwodadi meninggal dunia di tempat dan teman prianya mengalami luka berat. Sementara pada Rabu (18/1) sekira pukul 17.00, dua kakak beradik yang tengah berboncengan tertabrak truk hingga menyebabkan sang adik meninggal di lokasi kejadian. “Untuk yang tabrak lari (pelaku) belum ketemu,” lanjutnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang Prayitno Sudaryanto mengatakan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan kepolisian guna melakukan kajian terkait upaya meminimalisir laka lantas di sepanjang Jalan Soekarno Hatta.“Bisa saja nanti ditambahi rambu pengingat bahaya atau dibuatkan garis pita kejut,” katanya. (ewb/zal)