Petani Sukodono Terancam Gagal Panen

50 Hektare Padi Diserang Wereng

668
BASMI HAMA: Petani Sukodono melalukan penyemprotan untuk membasmi hama wereng yang menyerang pangkal padi, kemarin. (Budi.setyawan@radarsemarang.com)
BASMI HAMA: Petani Sukodono melalukan penyemprotan untuk membasmi hama wereng yang menyerang pangkal padi, kemarin. (Budi.setyawan@radarsemarang.com)

KENDAL—Para petani di Kelurahan Sukodono, Kecamatan Kota Kendal, resah. Pasalnya hama wereng menjangkiti tanaman padi mereka yang sudah mulai akan berbunga dan berbiji. Sedikitnya ada 50 hektare lahan sawah teranacam gagal panen.

Hadi Supa’at, 46, mengatakan hama wereng ini menyerang pangkal batang padi. Banyak padinya yang sudah diserang batangnya membusuk.  “Padahal tanaman padi sudah mulai banyak yang mengembang. Sebagian sudah mulai berbuah. Tapi jadi kopong (tak berisi, Red) karena diserang hama wereng penggerek batang ini,” katanya, Jumat (20/1).

Areal sawah yang diserang hama wereng cukup banyak, data dari kelompok tani yang ada di Kelurahan Sukodono sekitar 50 hektare sudah terserang. Hama ini diakuinya sangat ganas dan cepat menyerang ke tanaman padi lainnya. “Wereng akan berpindah ke sawah lain dan berkembang biak dengan cepat. Sekarang ini saja sudah banyak tanaman padi yang terserang, jadi harus segera ditangani,” kata Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kelurahan Sukodono itu.

Sementara Kepala Kelurahan Sukodono, Budiono mengatakan luas lahan yang terserang hama wereng ini mencapai 50 hektare. “Upaya yang dilakukan dengan meminta bantuan ke Dinas Pertanian agar membantu obat-obatan untuk membasmi wereng penggerek batang padi,” kata Budiono.

Untuk  mengurangi serangan hama wereng dan tidak menyebar lebih luas lagi, kemarin puluhan petani melakukan penyemprotan secara massal. Penyemprotan dengan cara bersama-sama bisa mencegah wereng berpindah ke tanaman padi yang lain. (bud/zal)

Silakan beri komentar.