33 C
Semarang
Selasa, 7 Juli 2020

Jalan Satu Arah Bakal Dipasang Parking Meter

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

”Kami sedang membuat aturan untuk pengelolaan parkir tepi jalan yang benar. Karena selama ini, penataan parkir tidak betul.” Hevearita Gunaryanti Rahayu, Wakil Wali Kota Semarang

SEMARANG  Setelah penerapan lalu lintas sistem satu arah di sejumlah ruas jalan, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menyiapkan penataan selanjutnya. Yakni penataan parkir on street. Sejumlah titik di jalur-jalur satu arah tersebut nantinya akan dipasangi alat parking meter.

Selama ini, pengelolaan parkir di tepi jalan cenderung semrawut. Selain menyebabkan tersumbatnya arus lalu-lintas, Pendapatan Asli Daerah (PAD) parkir di Kota Semarang rawan kebocoran. Salah satunya dari parkir on street ini. ”Kami sedang membuat aturan untuk pengelolaan parkir tepi jalan yang benar. Karena selama ini, penataan parkir tidak betul,” kata Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, kemarin.

Dikatakan Ita-sapaan akrab wakil wali kota, pemberlakuan lalu lintas sistem satu arah di beberapa ruas jalan ini sangat diperlukan. Sebab, beberapa titik jalan tersebut selama ini memiliki kepadatan lalu lintas dan rentan macet. ”Nantinya, beberapa titik jalur satu arah tersebut akan dipasangi alat parking meter. Nanti parkirnya akan diatur secara paralel,” katanya.

Adanya penerapan sistem parking meter ini, kata Ita, diharapkan pengelolaan parkir bisa lebih rapi dan tertata. Hal yang tak kalah penting lagi adalah dapat dipantau secara real time. Sehingga akan mengurangi tingkat kebocoran PAD parkir. ”Keuntungannya, arus lalu lintas tidak macet dan pemerintah bisa meningkatkan pajak parkir on street,” katanya.

Sejauh ini, beberapa titik jalur telah diberlakukan sistem satu arah, di antaranya Jalan Veteran, sebagian Jalan Menteri Supeno, sebagian Jalan MT Haryono, dan menyusul Jalan Pemuda, Jalan Gajahmada, dan Jalan Imam Bonjol. Menurutnya, selama ini pendapatan parkir tidak dapat terkontrol. Tetapi dengan adanya parking meter, pendapatan parkir bisa terkontrol. ”Uji coba akan kami lakukan di daerah tengah kota,” katanya.

Teknisnya, lanjut Ita, Pemkot Semarang nantinya akan bekerja sama dengan pihak ketiga. Termasuk untuk menangani pengoperasian sistem parking meter tersebut. Sebab, teknisnya diperlukan langkah penanganan dan monitoring secara khusus. ”Kami masih merancang soal kerja sama dengan pihak ketiga. Sistemnya nanti bisa bagi hasil,” katanya.

Selain itu, pihaknya sejauh ini masih terus berkoordinasi untuk penyediaan kantong-kantong parkir. Namun untuk penambahan kantong parkir ini masih kesulitan mencari lahan. Hal yang paling memungkinkan adalah bekerja sama dengan pemilik lahan kosong dengan sistem bagi hasil. ”Misalnya di kawasan Kota Lama Semarang, kami bekerja sama dengan pihak swasta untuk menyediakan kantong-kantong parkir,” katanya.

Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, Mualim, mengatakan bahwa pihaknya mendukung rencana penerapan alat digital dalam pengelolaan parkir oleh Pemkot Semarang. ”Tapi bagi saya, kunci keberhasilan pengelolaan berada di SDM-nya (Sumber Daya Manusia, Red). Jadi, mau pakai alat secanggih apa pun, kalau mental SDM-nya curang, akan tetap sama saja,” ungkapnya.

Menurut dia, persoalan SDM ini sangat krusial yang harus dibenahi. Misalnya saja praktik pengelolaan parkir oleh kelompok ormas berbau premanisme. ”Apa pun sistem yang diterapkan, saya berharap pengelolaan harus dilakukan secara profesional agar hasilnya maksimal. Otomatis diperlukan SDM profesional,” katanya. (amu/ida/ce1)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Silpa Capai Rp 303 M, Banyak Potensi PAD yang Perlu Digali

RADARSEMARANG.COM - DPRD Kabupaten Magelang telah melakukan pencermatan dan pembahasan hasil koreksi BPK RI terhadap laporan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Magelang Tahun Anggaran 2017....

Lebaran, Pembesuk Lapas Kedungpane Membeludak    

SEMARANG-Selama libur Hari Raya Idul Fitri 2017, pembesuk warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IA Kedungpane Semarang membeludak hingga ribuan orang. Dari data pembesuk,...

Obral Promo Untungkan Peserta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Peserta BPJS Kesehatan, kini tidak hanya memperoleh perlindungan dan layanan kesehatan yang semakin mudah. Sebaliknya, dengan kartu BPJS Kesehatan peserta dapat...

Terapi Mandi Tengah Malam, Salat dan Banyak Berdzikir

RADARSEMARANG.COM - Pondok pesantren (ponpes) tak hanya menjadi tempat belajar ilmu agama Islam. Namun ada juga yang menjadi tempat rehabilitasi pasien sakit gila dan...

Pancasila Bisa Jadi Jalan Tengah

SEMARANG - Masih terbukanya kajian tentang dasar ontologis Pancasila yaitu konsep tentang manusia, membuat ketidakseimbangan antara individualitas dan sosialitas manusia. Permasalahan tersebut mengemuka karena...

Dilaporkan Korupsi, Suhudi Seret Nama Pelapor

SEMARANG – Dani Sriyanto, Kuasa hukum mantan Kepala Desa (Kades) Tlogorejo, Demak, Suhudi, menduga ada kepentingan politik dalam pemilihan kepala desa terkait laporan yang dilakukan Pejabat (Pj)...