SEMARANG – Kepala Polda Jateng Irjen Pol Condro Kirono meminta kasus tiga polisi yang terbukti positif mengonsumsi narkoba diproses secara tuntas.

Bahkan, pihaknya juga memerintahkan kepada anggotanya untuk menelusuri dugaan adanya jaringan maupun sindikat yang melibatkan anggota kepolisian.

“Sekarang ini sedang dipemeriksa oleh Krimum bekerjasama dengan Propam. Jadi kalau memang yang bersangkutan masuk dari sindikat itu ya proses pidana. Dan otomatis ya dilakukan pemberhentian dengan tidak hormat,” tegas Kapolda, kemarin (19/1).

Condro tidak akan tebang pilih dalam memberikan sanksi terhadap siapapun yang melakukan pelanggaran terkait narkoba. “Narkoba ini kan masalah yang serius yang harus dituntaskan. Apalagi ada aparat di situ yang harus kita tindak tegas,” jelasnya.

Diharapkan masyarakat ikut mendukung pemberantasan narkoba. Baik itu dilakukan oknum penegak hukum maupun masyarakat sipil, dihimbau melaporkan ke pihak yang berwajib.

“Masyarakat yang mengetahui ada anggota polisi yang ikut menggunakan narkoba bisa melapor. Dijamin kerahasiaan,” tegasnya.

Sementara, Kasubid Provos Bid Propam Polda Jateng AKBP Amingga menambahkan, pihaknya telah memeriksa secara intensif terhadap tiga anggota polisi yang positif narkoba tersebut. “Masih kita telusuri sindikat dan jaringan ini. Tidak hanya anggota Polrestabes Semarang saja, tapi ada beberapa anggota dari Polda serta masyarakat umum,” jelasnya.”Kalau yang masyarakat umum, pengembanganya kita serahkan ke Ditresnarkoba,” imbuhnya.

Diketahui, sebelumnya enam anggota Polri menjalani tes urine. Hasilnya, tiga oknum anggota dinyatakan positif amphetamin alias narkoba jenis sabu. (mha/zal)