33 C
Semarang
Senin, 6 Juli 2020

Ajak SKPD Danai Pembuatan Single Data

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

PEKALONGAN-Seluruh SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, diajak patungan untuk pembuatan single data terpadu terkait kemiskinan di Kota Pekalongan. Sebagai salah satu upaya menurunkan persentase kemiskinan menjadi 5 persen di tahun 2021, dari 8,09 persen di tahun 2016 lalu.

Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Wali Kota Pekalongan, Saelany Mahfudz kepada wartawan. Menurutnya, masalah kemiskinan menjadi salah satu fokus Pemeritah Kota (Pemkot) Pekalongan selama masa kepemerintahan Wali Kota Alf Arslan Djunaid dan Wakil Wali Kota Pekalongan, Saelany Mahfudz. Hal tersebut tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Salah satu targetnya menurunkan persentase angka kemiskinan menjadi 5 persen di tahun 2021.

“Menurut kami permasalahan kemiskinan yang tak selesai-selesai lebih disebabkan karena data yang berbeda di tiap SKPD. Akibatnya, banyak bantuan yang tidak tepat sasaran. Bahkan, ada nama yang double dan ada yang tidak dapat bantuan sama sekali,” ungkapnya.

Langka untuk membuat single data, tambahnya, harus melibatkan seluruh SKPD yang memilik peran dalam menangani masalah kemiskinan. Termasuk dalam penganggarannya. Pasalnya dalam APBD 2017, tidak ada anggaran yang dialokasikan khusus untuk kemiskinan, karena penanganan kemiskinan ada di SKPD terkait. “Oleh karena itu, kami akan mengumpulkan SKPD yang menangani program kemiskinan untuk patungan membuat single data terpadu. Mungkin bisa diambilkan dari alokasi program kemiskinan di tiap SKPD,” jelasnya.

Apalagi, imbuhnya, anggaran kemiskinan tidak hanya dari APBD, tapi banyak bantuan yang mengalir dari pemerintah pusat. Sehingga hambatan anggaran dalam proses pembuatan single data melalui bantuan Tim Mekanisme Pemutakhiran Mandiri dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) bisa dilaksanakan tahun ini.

Sementara itu, TNP2K yang diwakili oleh Siska mengatakan bahwa pembuatan single data bisa dilakukan melalui Mekanisme Pemutakhiran Mandiri (MPM). Prinsip MPM ini adalah aktif dan mandiri, baik masyarakat maupun pemeritahnya. Dengan cara ini, memungkinkan masyarakat miskin mendaftarkan dirinya sendiri, untuk dimasukkan ke dalam data. “Tentunya,
kalau memenuhi syarat akan mendapatkan program dari pemerintah, baik berupa bantuan, subsidi dan lainnya,” tandasnya. (tin/ida)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Berat untuk Bisnis Berelemen Kayu dan Logam

Selamat tinggal 2016. Selamat datang 2017. Bagaimana peruntungan Anda di tahun Ayam Api ini? Sejumlah ahli fengshui memprediksi, bisnis yang akan mendapat tantangan cukup...

Teknologi TV Semakin Berkembang

SEMARANG – Televisi sudah menjadi kebutuhan utama masyarakat. Tak pelak, merek-merek televise terus bersaing, utamanya dari sisi teknologi. Pabrikan asal Korea Selatan, LG, termasuk yang...

Gunakan Barcode untuk Presensi Kuliah

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Univesitas Khatolik (Unika) Soegijapranata meluncurkan program presensi kuliah dengan menggunakan QR Code atau juga dikenal dengan istilah barcode tiga dimensi untuk...

Lahan Tebu Terus Menyusut

KENDAL-Pertanian bidang tebu di Kabupaten Kendal saat ini berkurang drastis. Dari data gang ada petani yang masih mengolah lahannya dengan tanaman tebu berkisar 300...

Jadi Operator, Wihaji Banjir Ucapan Ultah

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Masih dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52 Kabupaten Batang, komunitas Organisasi Radio Amatir Republik Indonesia (ORARI) menggelar special call bersama...

Warga Semarang Akan Dinikahi Gubernur Kalteng

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Mantan Public Relations Gumaya Hotel Semarang, Yulistra Ivo Azhari, sebentar lagi bakal menjadi istri orang nomor satu di Provinsi Kalimantan Tengah...