Pendeta dan Pastur Silaturahmi ke MAJT

1863

SEMARANG – Para pendeta dan pastur yang tergabung di Persekutuan Gereja-gereja Kristen Kota Semarang (PGKS) kemarin bersilaturahmi dengan pengurus Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) di Jalan Gajah Raya Semarang. Rombongan dipimpin Ketua Umum PGKS Pendeta Sediyoko MSi dan Romo Aloysius Budi Purnomo PR, Ketua Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang diterima Wakil Ketua MAJT Agus Fathuddin Yusuf dan Sekretaris KH Muhyiddin.

”Kami sowan dalam rangka silaturahmi sesama anak bangsa dalam rangka menjaga persatuan dan kesatuan NKRI,” kata Romo Budi. Dia juga memakai kopiah sebagaimana dipakai Agus Fathuddin dan Kiai Muhyiddin. Romo Budi mengaku sudah sangat akrab dan dekat dengan Masjid Agung. Bahkan beberapa kali kegiatan keagamaan di masjid seperti Hari Raya Idul Fitri, dia hadir untuk memberikan ucapan Idul Fitri. ”Insya Allah hati kami sama tulus menjalin persaudaraan dan kebersamaan,” katanya.

Ketua Umum PGKS Pendeta Sediyoko menjelaskan, lembaga yang dipimpinnya sudah ada di Kota Semarang 20 tahun lebih. Saat ini anggotanya tidak kurang 250 gereja se-Kota Semarang. ”Sekarang sudah berkembang di berbagai kabupaten/kota di Indonesia,” katanya. Tujuannya untuk menjalin kerja sama, menciptakan kesejahteraan dan membangun NKRI.

Pada kesempatan itu pengurus MAJT maupun para pendeta dan pastur mengimbau semua anak bangsa dan umat bergama untuk menjaga kesejukan Indonesia. ”Kalau ada masalah dibicarakan dengan baik. Jangan diselesaikan dengan kekerasan dan pertengkaran,” kata Kiai Muhyiddin yang juga Sekretaris Umum MUI Jateng.

Wakil Ketua MAJT Agus Fathuddin Yusuf menyambut gembira tawaran kerja sama para pendeta dan pastur untuk melakukan kerja sama kegiatan yang bermanfaat untuk umat.

Muhyiddin menambahkan MAJT diharapkan menjadi rumah besar untuk umat. ”MAJT akan terus menyuarakan Islam rahmatan lil alamin yang menebarkan kesejukan dan kedamaian bagi seluruh alam,” katanya.

Februari mendatang, komunitas Tionghoa Jawa Tengah berencana menyelenggarakan kegiatan Hari Raya Imlek dan Cap Go Meh di Masjid Agung Jawa Tengah dengan menghadirkan Pembicara Habib Lutfi bin Ali Yahya dan KH Mustofa Bisri (Gus Mus). (*/ric/ce1)