33 C
Semarang
Jumat, 3 Juli 2020

Berharap Pengampunan dari Ketum PSSI

Another

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru...

SEMARANG – PSIS masih terus mengupayakan agar para pemainnya yang masih terhukum karena dianggap terlibat dalam sepak bola gajah di Divisi Utama musim 2014 lalu segera mendapat pengampunan. Terakhir, manajemen PSIS mengajukan peninjauan kembali (PK) kepada ketua umum PSSI.

CEO PT Mahesa Jenar Semarang (MJS) AS Sukawijaya ditemui kemarin mengatakan, menjelang kompetisi musim 2017 ini, semua elemen baik pemain, pelatih serta manajemen yang terhukum lantaran berbagai kasus dalam sepak bola diberi kesempatan untuk mengajukan PK. Menurut Yoyok, tak hanya yang terhukum karena sepak bola gajah, ada ratusan kasus lain yang juga mengajukan PK. Rencananya akan ada sidang untuk membahas hal tersebut,” terang pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi itu.

Pihaknya juga berharap proses tersebut tidak berlarut mengingat dalam waktu dekat ini kompetisi di semua kasta akan segera digulirkan. ”Harapan kami sebelum kompetisi semua sudah clear sehingga pemain bisa segera mendapatkan kejelasan,” sambung Yoyok, yang juga anggota Exco PSSI ini.

Sementara, sejumlah pemain yang masih terbelit hukuman seperti Eli Nasoka, Andik Rahmad, Franky Mahendra maupun Taufik Hidayat pekan ini akan mulai menjalani latihan bersama tim berjuluk Mahesa Jenar itu. Mereka kemungkinan besar masuk dalam skema pembentukan tim besutan Subangkit tersebut. ”Semua keputusan tentu ada di tangan pelatih. Namun paling tidak ini sebagai persiapan awal mereka untuk menuju kompetisi. Harapannya tentu status mereka bisa segera dibebaskan. Toh juga mereka sudah menjalani hukuman selama beberapa musim ini,” sambung Direktur Teknik PSIS, Setyo Agung Nugroho ditemui terpisah.

Lebih lanjut Agung mengatakan saat ini tim PSIS dibawah arahan coach Subangkit masih terus mempersiapkan diri menghadapi kompetisi kasta kedua. Terkait dengan kuota pemain, Agung mengatakan saat ini PSIS masih menunggu regulasi resmi kompetisi. “Karena dari wacana yang beredar kompetisi besok tidak akan menggunakan sistem bursa transfer di tengah kompetisi. Dengan begitu otomatis tim-tim juga harus bisa memaksimalkan perekrutan di awal. Makanya kami berharap regulasi bisa segera dikeluarkan agar tim-tim juga bisa melakukan persiapan sejak dini tidak serba mendadak,” pungkasnya. (bas/smu)

Latest News

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

Tiga Bersamaan

Tiga orang hebat ini punya ide yang mirip-mirip. Hafidz Ary Nurhadi di Bandung, dr Andani Eka Putra di Padang dan Fima Inabuy di Kupang,...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Peta Politik Pilgub Bakal Berubah

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Peta politik diperkirakan bakal berubah setelah PDIP  mengumumkan pasangan calon (paslon) yang bakal diusung pada bursa Pilgub Jateng 2018 mendatang. Sebab,...

Pancasila Jangan Diperlakukan seperti Jimat

SEMARANG – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Jateng Bambang Sadono mendukung pembentukan Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP PIP). Pembentukan organisasi...

Berkat Germas, Kesehatan Warga Jepara Meningkat

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Tingkat kepedulian warga Jepara akan pentingnya hidup sehat dari waktu ke waktu di nilai semakin meningkat. Hal itu terungkap dalam pertemuan...

Api Sambar Bensin, Kios Ludes Terbakar

RADARSEMARANG.COM, BOYOLALI – Kios kelontong dan tambal ban di barat Mapolres Boyolali, jalan Solo-Semarang, terbakar Sabtu pagi (3/2). Peristiwa tersebut dipicu api dari tungku tambal...

Perajin Ingin Ida Populerkan Sarung Goyor

RADARSEMARANG.COM, PEMALANG - Perajin sarung goyor di Wanarejan Utara, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang berkesempatan berdialog dengan calon wakil gubernur Jawa Tengah Ida Fauziyah, Sabtu...

Siapkan Rp 1 M Untuk Ahli Waris

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan melalui Dinas Sosial, memberikan santunan kematian kepada ahli waris sebesar Rp 1,9 miliar. Santunan kematian yang diberikan kepada...