TARGET JUARA: Tim basket KU 18 Jateng saat akan berangkat ke Cirebon, beberapa waktu lalu. (IST)
TARGET JUARA: Tim basket KU 18 Jateng saat akan berangkat ke Cirebon, beberapa waktu lalu. (IST)

SEMARANG – Lapangan bulu tangkis di GOR Tri Lomba Juang (TLJ) Semarang selesai dibangun dan siap digunakan. Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi bersama jajarannya kemarin menjajal lapangan yang terdiri dari lima line ini dengan bertanding persahabatan dengan para wartawan di Semarang, Selasa (17/1).

Namun sayang, lapangan kurang nyaman digunakan. Wali Kota pun mengeluhkan pencahayaan lapangan yang silau saat digunakan untuk bulu tangkis. Penyebabnya cat yang terlalu terang dan banyak kaca dengan penataan yang tidak pas. Fasilitas kamar mandi juga kurang memadai, di mana airnya tidak lancar. “Kurang enak untuk bulu tangkis, nanti saya akan minta untuk dibenahi. Perawatannya juga saya minta harus serius,” tegas pria yang akrab disapa Hendi ini.

Selanjutnya, tahun 2017 ini akan dibangun lintasan lari sintetis dan atletik. Hendi menjanjikan, setelah jadi nanti TLJ tetap akan menjadi arena olahraga terbuka dan gratis. Namun dia minta masyarakat menjaganya. “Nanti ada beberapa aturan yang harus ditaati, agar TLJ bisa tetap terawat dengan baik,” tandasnya.

Hendi memaparkan, Kota Semarang memang sedang gencar membangun fasilitas olahraga. Bahkan Hendi memiliki target, lima tahun mendatang ada tiap kecamatan harus punya minimal lima sarana olahraga. Sehingga dari total 16 kecamatan yang ada di Kota Semarang, ada sekitar 80 fasilitas olahraga yang bisa diakses secara gratis oleh masyarakat.

Pembangunan sarana dan fasilitas olahraga adalah bagian dari komitmen Hendi-Ita sebagai pemimpin Kota Semarang. “Salah satunya pembangunan venue di GOR Tri Lomba Juang. Selain itu tahun ini kami juga akan memulai pembangunan Sirkuit di Kecamatan Mijen, serta fasilitas olahraga di tiap kecamatan. Ini sebagai komitmen kami dalam memajukan prestasi olahraga di Kota Semarang,” urainya.

Kepala Dinas Penataan Ruang Kota Semarang Agus Riyanto mengatakan, pada 2017 pemerintah menganggarkan sekitar Rp 25 miliar guna pembangunan tahap akhir. Beberapa fasilitas yang akan dibangun, di antaranya lapangan multifungsi, lintasan atletik sintetis dan infrastruktur lain. ”Pembangunan tahap akhir ini targetnya selesai akhir tahun 2017. Di lapangan atletik juga sudah dibangun tribun penonton dengan kapasitas sekitar 1.000 kursi,” katanya. (smu)