Bank Sampah Terkendala Fasilitas

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

UNGARAN–Keberadaan bank sampah di Kabupaten Semarang dapat memberikan peluang ekonomi kepada masyarakat. Pasalnya, hingga kini sebanyak 30 bank sampah sudah didirikan oleh Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Semarang.

Bank sampah yang didirikan tersebut melakukan pengelolaan sampah rumah tangga menjadi produk kerajinan tangan yang bernilai ekonomi. “Bank sampah di masyarakat Kabupaten Semarang sudah mulai kita tumbuhkan,” ujar Kepala Dinas LH, Nurhadi Subroto, Senin (16/1) kemarin.

Pengelola bank sampah yang mampu menghasilkan produk kerajinan tangan bernilai ekonomi salahsatunya yaitu di Kelurahan Gedhanganak. “Kelompok itu sudah bisa produksi dari pengelolaan sampah. Sudah membuat tas, bunga,” katanya.

Namun produksi kerajinan tangan tersebut masih terkendala fasilitas. Sehingga pengelolaannyapun masih dilakukan secara manual. Seperti halnya pemotongan sampah plastik masih memakai cara manual. Akibatnya produksi kerajinan belum bisa secara maksimal. Ke depan, lanjutnya, pihak Pemkab Semarnag akan berupaya memfasilitasi pengelolaan bank sampah disetiap kelompok pengelola.

Seperti halnya pengadaan mesin pemotong sampah plastik dan mesin jahit. Hal itu dilakukan sebagai upaya peningkatan perekonomian masyarakat melalui pengelolaan sampah. Selain itu, saat ini Dinas LH juga terus memberikan pelatihan berupa Bintek, sosialisasi, serta bimbingan kepada kelompok pengelolaan bank sampah sampah. “Ke depan, masyarakat yang sudah bersedia dan siap dengan lembaga bank sampahnya akan didorong dengan diberi sarana penunjang, seperi mesin jahit, mesin pencacah plastik,” katanya. (ewb/ida)

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -