3.040 Batang Rokok Ilegal Disita

448

PEKALONGAN-Salah satu toko kelontong di Kelurahan Banyurip, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan kedapatan masih menjual rokok ilegal tanpa cukai. Ditemukan 19 slop atau kotak dengan merek Tender yang berisi 3.040 batang rokok. Rokok ilegal tersebut disita petugas untuk diproses lebih lanjut.

Kepala Bagian Penegakan Peraturan Daerah pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Nur Sobah menjelaskan bawah penemuan rokok ilegal justru di toko-toko kecil di perkampungan. Bahkan dalam operasi gabungan tim pemberantas cukai ilegal, yang terdiri atas Satpol PP, Bea Cukai, Polres Pekalongan Kota dan Kodim 0710, Selasa (17/1) kemarin, setelah mencari dan memeriksa di toko besar, pasar dan toko di pinggir jalan besar, tidak ditemukan rokok ilegal.

“Kami telah menyusuri sejumlah toko dan kios di Pasar Banyurip┬áserta di jalan raya sekitaran Pasar Banyurip. Hasilnya tidak ditemukan rokok ilegal. Terus kami sepakat melanjutkan ke perkampungan dan disitu kami temukan rokok ilegal,” ungkapnya.

Pihaknya kini menyerahkan temuan rokok ilegal tersebut kepada pihak Bea Cukai Pekalongan yang memiliki kewenangan melakukan penyitaan. Sementara itu, Satpol PP sesuai tupoksinya hanya memonitoring tempat penjualan yang disinyalir menjual barang ilegal.

Kapala Sub Bagian Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Pekalongan, Shodikin, mengatakan bahwa rokok ilegal yang berhasil diamankan tersebut akan menjadi barang milik negara. Setelah mendapatkan izin dari kantor lelang, pihaknya akan segera melakukan pemusnahan rokok ilegal tersebut. “Sementara pemilik warung penjual rokok ilegal akan diberikan pembinaan,” katanya. (tin/ida)