33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

Warga Salatiga Rasakan Gempa

Diterjang Angin, Rumah Warga Roboh

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SALATIGA – Angin puting beliung melanda Kota Salatiga, Minggu (15/1) dini hari. Imbasnya, puluhan pohon dan tiang listrik maupun telepon ambruk. Sejumlah rumah warga rusak, sebagian besar di bagian atap. Sejumlah warga Salatiga kemarin juga merasakan gempa.

Angin kencang mulai terasa sekitar pukul 00.00 WIB. Semakin lama, angin makin terasa kencang dan puncaknya sekitar pukul 01.00 WIB. Cukup lama hembusan angin kencang ini dan berakhir sekitar pukul 02.30 WIB. “Cukup kencang dan suaranya menakutkan,” jelas Aris, 42, warga Mangunsari, kemarin siang.

Ia yang tengah berjaga malam langsung waspada dengan kondisi tersebut, mengingat di sekitarnya banyak pohon tinggi. Tidak salah, pepohonan bambu yang berada tidak jauh dari lokasi ia berjaga banyak yang tumbang.

Sejumlah pohon tumbang juga diketahui terjadi. Mulai dari dekat kantor wali kota, Jangkungan, Grogol, Nanggulan, hingga Tingkir.

Kerugian terparah dialami Ny Ruji, 54, warga RT 01 RW 05 Bancakan Tengah. Rumah semipermanen yang ditinggalinya rata dengan tanah akibat diterjang kencangnya hembusan angin. Pagi harinya, warga langsung bahu membahu membersihkan lokasi.

Sekitar pukul 09.59 WIB, warga juga dikejutkan dengan goncangan bumi yang terasa di wilayah selatan kota Salatiga. Belakangan dari laman Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang beredar di media daring diketahui, terjadi gempa ringan dengan kekuatan 2,6 skala richter yang berpusat di 8 kilometer barat daya kota Salatiga dengan kedalaman dua kilometer.

Bagas, 31, warga perum Kecandran Sidomukti kaget karena meja dan tanah yang dipijaknya bergetar. Hanya saja ia belum yakin dengan adanya gempa dan baru tahu setelah ada pengumuman dari BMKG yang dibagikan netizen mengenai gempa yang terjadi.

“Gempa terasa lumayan kencang karena tanah bergetar beberapa saat. Saya awalnya tidak yakin, namun ternyata banyak yang merasakan dan memang benar ada gema bumi,” jelas Bagas. (sas/ton)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Super Cake Brillian Jadi Langganan Artis dan Turis Mancanegara

RADARSEMARANG.COM - Bagi penggemar cake, rasanya tidak lengkap jika tidak mampir dan mencicipi Super Cake Istana Oleh-Oleh Brillian di Kota Semarang. Jawa Pos Radar...

Diterjang Banjir, Tanggul Sungai Torong Jebol

UNGARAN–Tingginya curah hujan yang mengguyur Kabupaten Semarang mengakibatkan tanggul Sungai Torong di Dusun Demakan, Kecamatan Banyubiru jebol hingga 10 meter, Minggu malam (28/5) kemarin....

Ngaku Stres, Sempat Kirim Foto Tali Gantungan

Persoalan asmara bisa membuat sesorang gelap mata. Setidaknya ini juga yang dialami Chusnul Khotimah alias Soimah. Diduga terbelit persoalan asmara, ia nekat gantung diri...

PKB Ajukan Sembilan Kader

MUNGKID—Proses pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati di DPC PDI Perjuangan mencapai klimaksnya dini hari kemarin. Hal itu ditandai dengan bergabungnya DPC PKB...

Koramil Ajak Siswa Nonton Merah-Putih Memanggil

MAGELANG–Untuk menanamkan jiwa disiplin dan nasionalisme kepada pelajar, Danramil 11 Mertoyudan Kodim 0705/Magelang, Kapten Arm M. Pitoyo, mengajak ratusan siswa SMK Muhammadiyah 2 Mertoyudan...

Tanam 48 Ribu Pohon

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO. - Pemerintah Kabupaten Wonosobo mencanangkan Gerakan Bersih Desa dan Penanaman Pohon se-Kabupaten Wonosobo sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi ke-193 Kabupaten Wonosobo....