Kanker Getah Bening, Hadi Utomo Meninggal

1549

UNGARAN–Ratusan pelayat membanjiri pemakaman mantan Ketua Umum Partai Demokrat Hadi Utomo di kompleks pemakaman keluaraga Pujo Utaman Desa Klepu Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Minggu (15/1) kemarin. Tampak hadir para anggota DPR RI, Agus Hermanto, tokoh Partai Demokrat dan ratusan kader partai. Jenazah Hadi Utomo tiba di Desa Klepu, pukul 17.30. Mengunakan mobil jenazah DPR RI Toyota Hiace B 7437 PPA warna putih.

Sesampainya di komplek pemakaman, jenazah langsung dibawa ke Masjid Baitul Muttaqin untuk disemayamkan dan dishalatkan. Pensiunan TNI berpangkat kolonel tersebut dikenal dermawan oleh masyarakat setempat.

Seperti halnya yang dituturkan oleh Zaenal Mahmudi, 39, warga Desa Klepu. Tiap kali Hadi berkunjung ke desa tersebut, ia selalu menyantuni warga yang kurang mampu. “Sering bagi-bagi rejeki kalau beliau pas pulang kesini,” ujar Zaenal.

Hal serupa dikatakan oleh Mahmudah, 47, yang rumahnya tidak jauh dari lokasi pemakaman. Menurutnya, Hadi Utomo merupakan sosok yang ramah. “Padahal tidak kenal, kalau ketemu warga sekitar pasti loroh-loroh (menyapa),” katanya.

Meski hujan, hal tersebut tidak mengurangi rasa khidmat pelayat dalam mengikuti proses pemakaman. Keluarga besar dari jenazah juga turut hadir. Adik ipar jenazah, yaitu Wahyudi mengatakan sebelum meninggal, Hadi Utomo menderita sakit sudah lama. “Saya tahunya Mas Hadi sakit getah bening. Sudah diobati di Singapura,” katanya.

Bahkan, 10 hari sebelum meninggal Hadi Utomo sempat berpesan jika pihak keluarga agar mempersiapkan liang lahat untuk dirinya di sebelah kedua orangtuanya. Dijelaskan Wahyudi, almarhum Hadi Utomo merupakan anak ke enam dari sebelas bersaudara. “Yang pertama itu Mbak Hartati, Mbak Harnik, Mas Hartono, Mas Hernowo, Mbak Hindiah, terakhir Mas Hadi Utomo,” katanya.

Almarhum Hadi Utomo meninggal pada usia 71 tahun. Kapolres Semarang, AKBP V Thirdy Hadmiarso juga hadir dalam prosesi pemakaman pendiri partai berlambang bintang mercy itu. “Ia sosok yang bersahaja,” katanya.

Pemakaman dilangsungkan pada pukul 19.00. Hadi Utomo dimakamkan bersebelahan dengan nisan kedua orangtuanya yaitu Sujud Hudo Utomo dan Musingah. Adapun pemimpin shalat jenazah KH Murodi dari Gebugan, Ungaran.

Presiden RI keenam, Susilo Bambang Yudhoyono yang sebelumnya dijadwalkan akan hadir dalam pemakaman ini dipastikan absen. Anggota DPR RI, Agus Hermanto yang juga kerabat almarhum mengklarifikasi kabar yang sebelumnya beredar tentang kedatangan SBY dalam pemakaman kakak iparnya ini. “Beliau tidak bisa datang,” kata Agus.

Sayangnya Agus tidak menjelaskan alasan ketidakdatangan SBY dalam prosesi pemakaman tersebut. Hadi Utomo pernah menjabat sebagai ketua umum Partai Demokrat periode 2005 – 2010. Almarhum yang lahir pada 15 agustus 1945 di Kabupaten Semarang, sempat berkarir di militer dengan pangkat terakhir kolonel TNI. Ia menghembuskan nafas terakhir di rumah tinggalnya di Condet Jakarta Timur.

Hadi yang merupakan anak ke-6 dari 11 bersaudara ini meninggal pada minggu pagi. Setelah tak kuasa menahan sakit kanker getah bening yang dideritanya sejak empat tahun terakhir. (ewb/ida)