33 C
Semarang
Senin, 13 Juli 2020

Dewan Pastikan Raperda Logo Tak Molor

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

PEKALONGAN-Sempat alot dalam rapat pembagian pembahasan rencana peraturan daerah (Raperda) beberapa waktu lalu, akhirnya Raperda Logo diputuskan akan dibahas pada rapat kwartal I antara Januari hingga April mendatang. Dengan persyaratan naskah akademik (NA) sudah siap dipertanggungjawabkan.

Ketua Badan Legislasi DPRD Kota Pekalongan, Mofid menyatakan bahwa kesiapan naskah akademik menjadi hal utama lataran menjadi dasar pertanggungjawaban DPRD kepada masyarakat. Ia sempat menyarankan, jika naskah akademik belum siap, maka pembahasan raperda tersebut diundur ke kwartal II.

Sebelumnya, Raperda Logo yang bermaksud untuk mengembalikan logo Kota Pekalongan yang lama, gagal dibahas pada tahun 2016 lalu. Lantaran naskah akademik belum siap. Bahkan raperda yang awalnya adalah raperda inisiatif, kini diserahkan kepada eksekutif.

Terpisah, Kepala Bagian Hukum Setda Kota Pekalongan, Susilo, menyampaikan bahwa sampai saat ini naskah akademik untuk pembahasan Raperda Logo baru akan dibahas dengan timnya minggu depan.

“Hari Selasa ini, kami akan rapat. Seperti hal-hal teknis apa saja yang dibutuhkan dalam pembuatan naskah akademik. Termasuk menentukan perguruan tinggi mana yang akan dipercaya untuk membuat naskah akademik ini,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa untuk mengejar masa sidang kwartal I ini, pembahasan nasakah akademik akan dikebut dengan waktu 2 bulan harus sudah selesai. “Kami akan maraton agar target bisa dicapai,” cetusnya.

Selain Raperda Logo, eksekutif mengajukan lima raperda lain untuk dibahas di kwartal I yakni Raperda Penyertaan Modal Pemda untuk PDAM, Raperda Retribusi Pelayanan Persampahan dan Kebersihan, Raperda Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Perumahan dan Pemukiman Kumuh, Raperda perubahan Perda nomor 11 tahun 2011 tentang Pajak Hiburan dan Raperda Perubahan Perda tentang Pajak Air Tanah. (tin/ida)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kontrak 2 Pemain Baru

MAGELANG – Menjelang hari raya Idul Fitri, para pemain PPSM Sakti Magelang diliburkan untuk mudik. Sebelum libur, PPSM Sakti lebih dulu menjalin kesepakatan dengan...

Anak Asusila dan Mencuri,  Mencuri Divonis 6 Bulan Pelatihan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Terdakwa anak, berinisial NW,14, divonis pidana 6 bulan pelatihan oleh hakim tunggal Pengadilan Negeri (PN) Semarang. Setelah nekat mencuri sepeda motor Yamaha Mio...

Tiga Jalur Antisipasi Kemacetan

RADARSEMARANG.COM, KUDUS – Jalur alternatif telah disiapkan. Ini mengantisipasi terjadinya kemacetan. Sebab, arus mudik dan balik biasanya terjadi lonjakan jumlah kendaraan. Agar terhindar dari...

Baru 40 Persen Terakomodasi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG –  Sistem transportasi di Kota Semarang dinilai sudah semakin baik. Termasuk pemerintah juga sudah melibatkan para pelaku usaha transportasi dalam mengelola usaha...

Bagi Sembako Jokowi saat Ramadan 2016 Dijadikan Hoax Pilpres

JawaPos.com - Video bagi-bagi sembako oleh Presiden Jokowi menjadi bahan hoax. Peristiwa itu dikesankan berlangsung saat ini untuk meraup dukungan dalam pilpres. Padahal, aktivitas...

Banyak Aduan, Sekda Sidak Jembatan Rejosari

RADARSEMARANG.COM, KENDAL — Banyaknya aduan masuk ke Bupati Kendal, Mirna Annisa tentang kondisi jembatan Desa Rejosari, Kecamatan Ngampel, langsung ditindak lanjuti. Orang nomor satu...