33 C
Semarang
Minggu, 31 Mei 2020

Bupati Ancam Tutup Akses Jalan Proyek Tol

Jika Kerusakan Jalan Tak Kunjung Diperbaiki

Another

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

KAJEN-Kerusakan jalan akibat dilalui armada pembawa material proyek pembangunan jalan tol Batang-Pemalang milik PT Waskita Karya dan PT Sumber Mitra Jaya (SMJ), menarik perhatian Pemkab Pekalongan. Lantaran membahayakan para pengguna jalan. Bahkan, sudah menelan korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas.

Sebelumnya Wakil Bupati (Wabup) Pekalongan, Arini Harimurti, telah menegur kedua rekanan beberapa waktu lalu, untuk memperbaiki jalan milik Pemkab Pekalongan yang rusak. Minggu kemarin (15/1), giliran Bupati Pekalongan Asip Kholbihi yang melakukan sidak ke semua jalan rusak. Terutama, Jalan Raya Sepait Sragi yang mengalami kerusakan terparah.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Pelaksana PT Waskita dan PT SMJ dipanggil dan diperlihatkan kondisi kerusakan jalan yang disebabkan oleh armada kedua rekanan tersebut.

Bupati Asip mengungkapkan bahwa semua jalan milik Kabupaten Pekalongan yang dilalui armada pembawa material proyek tol, rusak parah. Di antaranya, Jalan Desa Sipait hingga Sragi, Jalan Desa Tengeng Kulon hingga Kecamatan Bojong. “Saat ini, sudah ada kesepakatan antara PT Waskita dan PT SMJ dengan Pemkab Pekalongan, untuk segera melakukan perbaikan jalan yang rusak secara berkesinambungan,” ungkap Bupati Asip.

Bupati Asip juga menegaskan jika PT Waskita dan PT SMJ ingkar janji seperti saat ditegur oleh Wabup Pekalongan, Bupati mengancam akan menutup semua akses jalan milik Pemkab Pekalongan. Sehingga armada PT Waskita dan PT SMJ hanya bisa melalui Jalan Provinsi dan Jalan Nasional.

“Kami sangat mendukung proyek pembangunan jalan tol. Namun kami berharap agar para rekanan PT Waskita dan PT SMJ menjaga lingkungan dan tidak menganggu ketertiban masyarakat,” harapnya.

Menurutnya, apa yang telah dilakukan oleh para rekanan proyek jalan tol di Kabupate Pekalongan, sudah melewati batas toleransi. Para rekanan selama ini selalu ingkar janji, tidak memperbaiki jalan rusak.

Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas Perkejaan Uumum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Pemkab Pekalongan, Arif Gunawan menandaskan bahwa untuk penanganan sementara kerusakan jalan akan dilakukan pengerukan dan pemerataan jalan dengan bahan yang lebih keras seperti split pasir dan batu, atau menggunakan basecone.

Selain itu, perbaikan jalan rusak yang diakibatkan oleh rekanan proyek jalan tol, akan dilakukan secara kontinyu dan berkelanjutan hingga pembuatan proyek jalan tol selesai. Karena itu, masyarakat diminta ikut mengawasi agar PT Waskita dan PT SMJ tidak ingkar janji lagi.

“Hari ini sudah mulai dilakukan pengerukan dan dilanjut dengan penutupan lubang dengan LPA dan basecone. PT Waskita dan PT SMJ sudah membuat pernyataan, akan terus memperbaiki jalan rusak secara berkelanjutan,” tandasnya. (thd/ida)

Latest News

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

More Articles Like This

Must Read

Bursa Kerja Khusus (BKK) Jalan Menuju Sukses Lulusan SMK

RADARSEMARANG.COM - SELURUH rangkaian ujian akhir untuk siswa-siswi SMK telah selesai. Baik USBN, UKK, dan UNBK. Jika ujian akhir telah selesai dijalani oleh para...

Gaet Investor Untuk SPAM Semarang Barat

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG- Sistem Penyediaan Air Minum ( SPAM ) Semarang Barat berkapasitas 1.000 liter/detik mulai diperkenalkan kepada investor, dalam acara Market Sounding SPAM Semarang...

Fan Bingbing

Oleh: Dahlan Iskan Fan Bingbing bisa cantik-cantik-galak di film X-Man. Tapi kini dia takluk di depan petugas pajak. Bintang film cantiiiiiik-galaaaaak itu harus bayar denda....

Sempat Ricuh, Pesta Tahun Baru Tetap Meriah

BATANG-Ribuan penonton membanjiri Jalan Veteran atau depan Kantor Bupati Batang turut merayakan pesta pergantian tahun baru 2017, kemarin malam (31/12). Mereka menikmati pertunjukan seni...

SMAN 2 Temanggung Sabet Piala Bupati

TEMANGGUNG- Gelaran lomba peraturan baris berbaris (PBB) bagi pelajar SMA/SMK/MA se-Kabupaten Temanggung yang digagas oleh Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI)...

Optimalkan Jaminan Sosial, BPJS Gandeng DPMPTSP

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Semarang Pemuda jalin kerjasama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM – PTSP)...