Siap Libas Medan Offroad

Modifikasi Mobil Keluarga dengan Konsep Adventure

3501

Konsep dan ide gila modifikasi mobil di Kota Semarang ternyata banyak ditemui. Salah satunya modifikasi gaya adventure yang biasa diterapkan di mobil jenis jip. Namun di tangan modifikator Didie, mobil keluarga dengan jenis van berhasil disulap menjadi mobil petualangan.

Mobil Mazda E 2000 keluaran 1997 milik Victor Dedi Fajar yang diciptakan untuk habitat jalan mulus, diubah lebih gahar dengan konsep adventure yang siap melibas medan offroad. “Konsepnya adventure, memang sengaja ingin mencoba mobil jenis van. Menurut saya ide gila ini cukup menantang dan bisa diterapkan di mobil keluarga,” kata Didie kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Didie menjelaskan, ia mengubah mobil standar Mazda E 2000 itu di hampir semua sisi. Mulai dari kaki-kaki, eksterior, interior hingga bagian mesin. Bagian yang kentara adalah eksterior yang sudah tidak standar lagi. Didie menggunakan body bumper dengan merek ARB yang lebih kokoh dengan diameter 3 milimeter agar terkesan garang namun tetap futuristik.

“Lampu halogen berbentuk bulat berwarna kuning ditempatkan di bagian tengah bumper untuk membantu penerangan lampu bawaan pabrik yang masih dipertahankan. Penambahan lampu ini membuat tampang bagian depan terkesan macho,” bebernya.

Masih di sisi eksterior, Didie pun membuat mobil ini lebih terlihat gemuk atau bongsor dengan menambahkan sidebar seamless di bagian samping kanan dan kiri body mobil dengan merek ARB. Di bagian atap mobil pun mengalami penambahan yang sama dengan memasang roof rack merek ARB.

” Bagian rak atas, dipasangi lampu LED yang berfungsi sebagai lampu kabut untuk membantu saat adventure di malam hari. Penambahan cutting stiker di bagian depan hingga belakang dengan warna¬† hitam, dilakukan agar mobil ini lebih keren,” jelasnya.

Di kaki-kaki, Didie membalut velg ring 14 dengan ban khusus adventure berjenis MT dengan merek Komodo. Ban dibuat sedikit keluar agar bisa bergerak bebas saat melibas jalanan yang ekstrim sekalipun. Untuk peredam kejut, Didie menanam shock milik Toyota Kijang kapsul agar tetap nyaman saat dikemudikan. ” Untuk kaca film menggunakan temperlite, kaca ini adalah kaca anti maling. Untuk knalpot menggunakan merek 5 Zeken dengan pipa borland agar pembuangan pembakaran lebih los,” tukasnya.

Beralih ke segi mesin, ubahan yang cukup ekstrim sengaja dilakukan seperti porting pollis, pengantian kipas standar, dan bagian sparepart lainnya agar mobil van tersebut bisa memiliki tenaga yang mumpuni untuk melibas jalanan. “Mesin memang sudah tidak standar, kapasitas mesinnya naik. Namun bensin atau bahan bakar masih tetap irit,” tambahnya.

Victor, pemilik mobil, mengaku jika mobil miliknya digunakan untuk menunjang pekerjaannya sebagai mekanik motor besar. Mobil tersebut ia gunakan ke beberapa daerah di Jawa untuk menservis moge milik kliennya. ” Mobil ini untuk mengangkat perkakas yang berat, kebetulan memang pekerjaan saya sebagai official Harley,” tambahnya.

Sering dipakai luar kota dengan medan yang cukup berat, sisi entertainment ternyata tidak ditinggalkan oleh Victor. Interior standart ia buang dan menggantinya dengan interior dengan penambahan LED, kamera belakang, sensor parkir, cool box, audio dan televisi. (den/ric)