33 C
Semarang
Jumat, 5 Juni 2020

Debitur Mitra Jateng 25 Capai 8.440

Another

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur...

Religiusitas dan Kedekatan Didi Kempot dengan Kaum Santri (13)

Ada sejumlah lagu Didi Kempot yang memperlihatkan sisi religiusitas maestro campursari itu, termasuk satu di antaranya yang belum sempat...

SEMARANG – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memperoleh penghargaan kategori Penggerak Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Teladan 2016 Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penghargaan diserahkan langsung kepada Ganjar oleh Presiden RI Joko Widodo, saat Pertemuan Awal Tahun Pelaku Industri Jasa Keuangan Tahun 2017 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/1).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jateng, Dadang Somantri menyampaikan, penghargaan diberikan kepada Gubernur Ganjar yang dinilai nyata-nyata memiliki komitmen dan peran aktif dalam mengawali program TPAKD 2016. Yaitu melalui pengembangan dan perluasan akses keuangan pada sektor prioritas. Salah satu program riilnya adalah mengembangkan skim pembiayaan mikro Mitra Jateng 25 untuk sektor UMKM dan start-up business. ”Selain itu mendorong pertumbuhan LKM dalam jumlah banyak dan variatif,” katanya.

Ditambahkan, Mitra Jateng 25 merupakan program kredit yang ditujukan kepada pelaku usaha kecil mikro dan menengah (UMKM) yang memerlukan suntikan modal untuk pengembangan usaha mereka. Kredit dengan plafon maksimal Rp 25 juta tersebut diberikan dengan tingkat bunga 7 persen tanpa subsidi, dalam jangka waktu tiga tahun. ”Menurut OJK, suku bunga terendah ya baru Mitra Jateng 25, yang bekerja sama dengan Bank Jateng,” ujar Dadang.

Berdasarkan data dari Bank Jateng, imbuh dia, hingga 12 Januari 2017, jumlah debitur kredit Mitra Jateng 25 tercatat 8.440 debitur. Jumlah plafon anggaran Rp 157,848 miliar, dengan outstanding kredit (saldo pinjaman) Rp 142,413 miliar.

Diakui, percepatan akses keuangan daerah membutuhkan dukungan banyak pihak. Tidak hanya pemerintah, tapi juga pihak lain, termasuk pihak perbankan. Karenanya, dibentuk tim yang bernama TPAKD, yang tugasnya mendorong ketersediaan akses keuangan yang seluas-luasnya kepada masyarakat dalam mendukung perekonomian daerah. Juga mencari terobosan dalam rangka membuka akses keuangan yang lebih produktif bagi masyarakat di daerah, mendorong layanan jasa keuangan untuk meningkatkan peran serta dalam pembangunan ekonomi daerah.

Selain itu juga menggali potensi ekonomi daerah yang dapat dikembangkan dengan menggunakan produk dan layanan jasa keuangan, mendorong optimalisasi potensi sumber dana di daerah dalam rangka memperluas penyediaan pendanaan produktif bagi berkembangan UMKM, usaha pemula dan membiayai pembangunan sektor prioritas.

”Sebagai kepala daerah, Gubernur Ganjar dinilai berani menggerakkan dan mencari terobosan dalam rangka membuka akses keuangan yang lebih produktif bagi masyarakat di daerah,” jelasnya. (ric/ce1)

Latest News

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur sebelumnya: Surabaya bisa seperti Wuhan....

Religiusitas dan Kedekatan Didi Kempot dengan Kaum Santri (13)

Ada sejumlah lagu Didi Kempot yang memperlihatkan sisi religiusitas maestro campursari itu, termasuk satu di antaranya yang belum sempat dirilis. Menurut para sahabat, yang...

Luka Lama

Semua bisa merasakan: betapa irinya Trump. Iri kepada Putin. Iri kepada Xi Jinping. Iri pada kekuasaan mereka berdua. Yang tidak dimiliki oleh seorang Presiden Amerika. Betapa gemes tangan...

Baru Kali Ini Ada Yang Sampai Naik Pohon buat Joget (12)

Sembilan lagu Didi Kempot berhasil menggoyang panggung dan ribuan penonton Synchronize Fest 2019 sampai pukul 1 dini hari. Sebenarnya sudah siap tampil di festival...

More Articles Like This

Must Read

Kenang Sejarah Kampung Sebelum Tenggelam

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Wisata hutan mangrove di Desa Bedono, Kecamatan Sayung, menjadi daya tarik bagi masyarakat. Mereka menghabiskan liburan sekolah diisi dengan wisata pantai....

15.000 Peserta Semarakkan Dugderan

SEMARANG-Sebanyak 15 ribuan peserta yang terdiri atas pelajar TK, SD hingga SMP dari seluruh wilayah Kota Semarang, tumplek-blek di Simpang Lima dan Jalan Pahlawan...

Kandang Sapi Ludes Dilalap Api

SALATIGA-Akibat lalai mematikan bara api dari tungku berbahan kayu bakar usai masak, kandang sapi dan dapur milik Kumeri ludes terbakar. Warga Ngrongo, Kelurahan Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo,...

Siap Bersaing di Kelas Adventure

SEMARANG – PT Astra Honda Motor (AHM) terus memperkuat penjualan motor jenis adventure, kali ini mereka meluncurkan All New Honda CRF150L dengan desain dan performa...

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un

Jawa Pos Radar Semarang Turut berbela sungkawa atas wafatnya pengasuh Ponpes Darun Najah Jrakah Semarang, KH Sirodj Chudlori yang merupakan bapak mertua DR KH Ahmad...

Pemerintah Sebaiknya Take Over Umrah

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Pemerintah sebaiknya men-take over (mengambil alih) pelaksanaan ibadah umrah, untuk menjamin rasa nyaman umat, karena ada kepastian pemberangkatan beribadah. Seperti halnya haji, negara harus...