33 C
Semarang
Sabtu, 11 Juli 2020

Sebulan Ada 115 Janda dan Duda Baru

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SALATIGA-Angka perceraian di Pengadilan Agama Salatiga cukup tinggi. Selama 2016, tercatat ada 1.457 permohonan maupun gugatan. Sementara sisa tahun sebelumnya ada 333 perkara.

“Rata-rata jumlah perceraian setiap bulan 121-an perkara. Paling tinggi di bulan Agustus (ada) 182 perkara, paling rendah Desember 55 perkara,” kata Ketua PA Salatiga Umar Muchlis melalui Panitera Muda bidang Hukum,Mu’asyarotul Azizah, Kamis (12/1).

Azizah menyebutkan, pihak yang paling banyak mengajukan gugatan cerai adalah perempuan. Alasan biasanya suami kurang bertanggungjawab, hubungan tidak harmonis, timbul percekcokan. Kasus kekerasan dalam rumah tangga juga ada tapi minim.

“Kalau lamanya pengurusan perceraian tergantung para pihak, biasanya kalau ada salah satu pihak yang ingin mempertahankan, maka masih ada upaya hukum lanjutan,” jelasnya.

Untuk proses sidang, lanjut Azizah, semua tergantung kehadiran para pihak. Sidang biasanya dimulai dari jam 09.00. “Untuk jumlah perkara diputus tahun 2016, yang dicabut 81, dikabulkan 1.389, ditolak 6, tidak diterima 8, digugurkan 12 dan yang dicoret dari register ada 7 perlkara,” sebutnya. Dengan demikian, dalam sebulan rata-rata ada 115 janda dan duda baru.

Sementara itu, salah seorang warga Yuliasih mengaku mengajukan gugatan cerai karena suaminya tidak menafkahi lebih dari satu tahun, sementara anaknya masih kecil. Kondisi ini membuatnya mengajukan gugatan cerai. “Sebenarnya yang mau cerai juga siapa mas, tapi kalau tidak pernah dinafkahi, siapa juga yang bersedia bertahan,” kata Yuli singkat. (jks/ton)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Berburu Spot Ngabuburit Favorit

SEMARANG–Bulan Ramadan selalu identik dengan tradisi ngabuburit atau menghabiskan waktu sembari menunggu waktu berbuka puasa tiba. Berbagai titik di Kota Semarang menjadi favorit masyarakat...

Jateng Siaga Darurat Bencana

SEMARANG - Sejumlah daerah di Jateng mulai diterjang bencana alam. Seperti banjir, tanah longsor, hingga angin puting beliung. Sejumlah bencana juga telah menelan korban...

3 Jam Tol Salatiga-Kartasura Dilalui 700 Mobil

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Antrean kendaraan mulai terlihat di beberapa ruas jalur mudik di wilayah Kabupaten Semarang. Seperti halnya yang terlihat di jalur darurat jembatan...

Nguri-uri Tradisi Kuliner Jawa dengan HKK

RADARSEMARANG.COM - UPCARA adat suatu daerah tidak pernah luput dari sajian khas yang harus dihidangkan pada acara tersebut. Di Jawa Tengah khususnya terdapat adat...

Grebeg Makukuhan Sambut Ramadan

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG - Masyarakat Desa Kedu Kecamatan Kedu menggelar jelajah wisata budaya religi dan grebeg Makukuhan Minggu kemarin (13/5). Tradisi ini untuk menyambut bulan...

Masa Tenang, Awas Kampanye Gelap

RADARSEMARANG.COM, SOLO – Mulai hari ini, Minggu (24/6), pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) masuk tahapan masa tenang. Artinya, seluruh kegiatan berbau kampanye harus dihentikan....