Pengajuan Nama Tunggu Pengesahan DPP

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

KENDAL—Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hingga kini belum mengusulkan nama Pengganti Antar Waktu (PAW) untuk menggantikan almarhum Taufiqullah, anggota DPRD Kendal yang meninggal beberapa waktu lalu lantaran sakit.

Pasalnya, hingga kini parpol berlambang Ka’bah kepengurusannya belum disahkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Sehingga sampai saat ini belum ada satu namapun yang diusulkan ke DPRD Kendal.

Ketua DPC PPP Kendal terpilih, Muhamad Mustamsikin mengaku hingga kini kepengurusannya belum secara resmi disahkan oleh DPP. Pihaknya masih menunggu kepastian terkait kapan akan dilantik. “Sehingga kami belum bisa mengusulkan nama PAW ke DPRD Kendal,” ujarnya, Kamis (12/1).

Sejauh ini pihaknya juga belum mendapatkan surat permohonan dari DPRD Kendal untuk mengusulkan nama PAW. Namun begitu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Setwan untuk mekanisme pengusulan PAW.

Terkait beberapa nama-nama yang akan menggantikan posisi Taufiqullah di DPRD Kendal, mantan Wakil Bupati Kendal itu mengaku sudah mengantongi beberapa nama, namun ia masih enggan membeber.“Kami belum tahu teknisnya dan prosedurnya. Makanya kami tidak akan sebutkan sekarang. Selain itu, kami juga musyawarahkan dengan pengurus di DPC PPP,” tambahnya.

Sementara, Ketua DPRD Kendal, Prapto Utono sudah bersurat ke Ketua DPC PPP Kendal. Yakni DPC PPP melakukan penunjukkan PAW. Namun sejauh ini, pihaknya belum menerima usulan siapa yang akan menggantikan almarhum Taufiqullah.

Dijelaskannya, seusai Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2014 Tentang MPR, DPR, DPD, DPRD pasal 405 ayat 1 menyebutkan tiga poin yang dapat mengakibatkan anggota DPRD Kabupaten/kota berhenti antar waktu. “Jadi Anggota dewan itu bisa di PAW kan jika, pertama karena meninggal dunia, kedua karena permohonan pengunduran diri anggota DPRD sendiri dan ketiga karena diberhentikan,” katanya, kemarin.

Dalam proses PAW butuh waktu dan tahapan. Seperti verifikasi berkas terhadap calon penggantinya yang akan ditetapkan KPU Kabupaten.  Sedangkan mengenai prosedur pergantian antar waktu (PAW), sesuai peratuaran memang harus diusulkan oleh pimpinan partai politik setempat.“Jadi Parpol mengajukan usulan kepada pimpinan DPRD dengan tembusan kepada gubernur. Selambat-lambatnya tujuh hari sejak diterimanya usulan  pemberhentian anggota DPRD kepada gubernur melalui bupati/wali kota untuk memperoleh peresmian pemberhentian terlebih dahulu,” tuturnya. (bud/zal)

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -