Pemprov Jangan Beri Harapan Kosong

Megaproyek Jateng Park Tak Jelas

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

SEMARANG – Pemprov Jateng diminta tak memberikan harapan kosong kepada masyarakat terkait rencana pembangunan Wanawisata Jateng Park. Sebab sudah bertahun-tahun wacana pembangunannya dilontarkan, namun tak kunjung ada kepastian. Gubernur Jateng dan jajarannya diminta segera memutuskan secara tegas keberlangsungan megaproyek tersebut.

Anggota Komisi B DPRD Jateng Ahsin Maruf mengkritik, rencana megaproyek Jateng Park sudah muncul sejak puluhan tahun lalu. Namun hingga kini tak kunjung terlaksana, meski Jateng sudah bergonta-ganti gubernur yang menjabat. Yaitu sejak zaman Gubernur Jateng Mardiyanto, Bibit Waluyo, kemudian kini, Ganjar Pranowo. ”Ini harus segera diputuskan. Kalau jadi ya dibangun. Kalau tidak ya dihentikan. Masyarakat Jateng sudah lelah diberi harapan kosong,” tegasnya.

Dia menambahkan, dengan keputusan yang tegas, masyarakat tidak akan menunggu dalam ketidakpastian. Terlebih, mereka kerap menanyakan hal tersebut kepada anggota dewan saat reses. ”Kebetulan itu di dapil saya (dapil 1). Kalau saya ke Kabupaten Semarang, pasti banyak yang menanyakan itu,” tandas politisi PAN itu.

Sebelumnya, Pemprov Jateng mematok target agar new company (Newco) untuk pengelolaan Jateng Park, sudah dibentuk dalam minggu ini. Jika molor, kemungkinan besar proyek Jateng Park di Desa Susukan Wanawisata Penggaron, dipindah ke Tlogo, Tuntang.

Awalnya, Newco tersebut akan dibentuk PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT) sebagai kepanjangan tangan Pemprov, dengan PT Palawi milik Perum Perhutani. Tapi Pemprov menilai, jika Perum Perhutani mendelegasikan lewat PT Palawi, pembentukan Newco akan kembali terseok seperti yang terjadi selama ini.

Sekda Jateng, Sri Puryono mengaku sudah berdiskusi dengan Dirut Perum Perhutani, belum lama ini. Dalam pertemuan itu, Puryono meminta ketegasan Perum Perhutani. Apakah proyek Jateng Park akan dilanjut atau tidak.

Anggota Komisi B DPRD Jateng, Didiek Hardiana Prasetyo menilai, wacana pembangunan Jateng Park terlalu lama dan tanpa kepastian. Dia bahkan melihat Perum Perhutani tidak terlalu antusias dengan proyek tersebut. ”Perhutani sudah mengajukan syarat memiliki 51 persen saham, bagi saya, itu sudah penolakan secara halus (membangun Jateng Park),” ungkapnya.

Sebaliknya, dia menilai Pemprov Jateng terlalu berorientasi ke sektor pendapatan karena bernafsu memiliki saham mayoritas. ”Menurut saya, orientasinya sebaiknya ke multiplier effect dulu, jangan ke pendapatan daerah,” kata politisi PDIP tersebut.

Dia sangat setuju jika proyek Jateng Park dialihkan ke Tlogo, Tuntang. Dia membayangkan, pembangunan di sana akan lebih mudah dan cepat karena lahan tersebut merupakan aset milik Pemprov. Praktis, regulasi yang harus dilewati tidak serumit Jateng Park lantaran harus bergantung pada Perum Perhutani sebagai pemilik lahan.

Tlogo dinilai lebih strategis karena dekat dengan pintu interchange tol Bawen. Praktis, jika proyek jalan tol trans Jawa selesai, masyarakat dari berbagai daerah yang ingin menuju lokasi sangat mudah. ”Lahan yang tersedia pun cukup luas. Dari 400 hektare, jika dimanfaatkan untuk wisata, 10 persen saja sudah lebih dari cukup,” ungkapnya. (ric/ce1)

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -