33 C
Semarang
Rabu, 3 Juni 2020

BNN Cek Ladang Warga

Another

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

BATANG – Badan Narkotika Nasional (BNN) Batang terus memonitor kemungkinan peredaran ganja, sabu maupun tembakau gorilla alias campuran tembakau dan ganja sintetis di wilayah Pantura Batang dan Pekalongan. Pasalnya, selain berada di perlintasan Jalur Pantura terpadat Pulau Jawa yang rawan penyebaran narkoba, di daerah atas Kabupaten Batang juga terdapat pertanian tembakau milik warga.

Kepala BNN Kabupaten Batang Teguh Budi Santoso mengatakan, peredaran narkoba saat ini sangat mencemaskan. Apalagi hampir setiap waktu ada narkoba jenis baru. Salah satunya tembakau gorilla. Sehingga pihaknya selalu mengantisipasi agar di Batang peredarannya bisa ditekan.

“Kita tak mau kecolongan, makanya terus kita pantau. Baru-baru ini malah ada laporan tentang tanaman ganja di Kecamatan Bawang. Di daerah itu memang ada kebun tembakau petani. Tapi setelah kami cek, tidak kita temukan. Saya bersama tim yang kemarin terjun langsung sampai ke ladang petani di Kecamatan Bawang. Ternyata, informasinya masih sumir,” ucap Teguh.

Begitu juga terkait laporan warga tentang adanya permen narkoba jenis jari-jari yang sempat ramai di kalangan pelajar SD. Ternyata setelah di cek, terbukti tidak mengandung narkoba. BNN juga sudah mendapatkan permen dari pelapor, akan tetapi setelah dilakukan pemeriksaan  ternyata tidak mengandung narkoba.

Teguh juga menuturkan, di perbatasan Kabupaten Batang dan Kabupaten Kendal serta daerah pegunungan Batang, memang masih banyak ditemukan pertanian tembakau. Namun, sejauh pantauan BNN, tidak ditemukan penyimpangan. Meski begitu, sekecil apapun informasi yang masuk, pasti ditindaklanjuti BNN agar tidak kecolongan. Apalagi, pemerintah sedang giat giatnya memberantas narkoba.

“Pasalnya, peredaran narkoba memang semakin merajalela di semua wilayah tanah air. BNN memastikan tidak ada tanaman ganja di wilayah Kabupaten Batang,” katanya.

Sedangkan terkait dengan tembakau gorilla, bahannya bisa dari tembakau biasa yang dicampur bubuk ganja sintetis. Harganya juga lebih terjangkau oleh pelajar dan mahasiswa ketimbang ganja atau sabu. Jika dalam kemasan siap edar, ada beberapa merek seperti Gorila, Ganesha, Nataraja, hingga Hanoman.

Petugas BNN Vida Rudiyanti menjelaskan, bentuk tembakau gorilla mirip tembakau biasa. Biasanya, berwarna cokelat, kadang bentuk serbuk, kadang lebih halus, seperti tembakau lintingan. Biasanya, tembakau gorilla dijual melalui media sosial. Tembakau gorilla ini bisa membuat penikmatnya mengalami efek seperti tertimpa gorilla alias tak bisa menggerakkan tubuhnya. Efek samping sementara, tembakau ini membuat penggunanya delusi atau halusinasi.

“Selain itu, menyebabkan gangguan saraf (tremor) dengan ciri-ciri tangan gemetar, berkeringat dan kesemutan,” terang Vida.

Mulai Januari 2017, pengguna dan penjual tembakau gorilla sudah bisa dijerat pidana dengan UU Narkotika. Selain melakukan pemantauan secara konvensional, Tim BNN Batang juga memelototi media sosial. Sebab, media sosial masih jadi favorit penjualan tembakau gorilla maupun narkoba lainya.

Sedangkan narkoba jenis baru yang pernah ditemukan di wilayah Kabupaten Batang, adalah semprotan spray mengandung narkoba dengan korban anak SD di wilayah Kecamatan Pecalungan. Dan hal tersebut sudah ditindaklanjuti oleh BNN dan dilakukan antisipasi.

“BNN berharap, warga bisa memberikan informasi yang valid jika menemukan kegiatan jual beli narkoba jenis apapun. Sehingga mendukung upaya kita dalam pemberantasan Narkoba. Kami juga siapkan hadiah untuk laporan dari warga yang benar benar valid,” pungkas Teguh Budi S. (mg20/ric)

Latest News

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah kasih. Lirik-liriknya memicu penasaran orang...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

More Articles Like This

Must Read

Targetkan Rp 600 Juta

MUNGKID--Bulan Dana PMI tahun ini ditargetkan meraup  Rp 600 juta. Program tahunan ini, dikoordinatori oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Magelang. Bulan Dana PMI Kabupaten...

Ajak Anggota Dewan Promosikan Wisata

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Jelang peringatan hari ulang tahun ke-52 Kabupaten Batang, Dewan Perwaklian Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang menggelar rapat paripurna istimewa dengan agenda memperingati...

Pelaku Sempat Minta Maaf Sebelum Eksekusi

MUNGKID—Polisi bergerak cepat menyelesaikan berita acara pemeriksaan (BAP) tersangka AMR, 16, pelaku pembunuhan terhadap Kresna Wahyu Nurachmat, 15, siswa SMA Taruna Nusantara. Kemarin (3/4),...

Suket KTP Harus diperpanjang

WONOSOBO—Kepala Dinas Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Admindukcapil) Wonosobo, Muhammad Zuhri, meluruskan informasi terkait diperpanjang atau tidaknya e-KTP. Hal ini dilakukan untuk mencegah salah...

Chef Hotel Kagum, Warga Bisa Kreasikan Limbah Singkong

Pemerintah Desa (Pemdes) Banyubiru, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, tak kekurangan akal menyuntik warganya memasarkan hasil pertanian dengan tampilan berbeda. Yakni, membuat makanan olahan singkong. SINGKONG...

Siswi SD Mengaku Diculik

SEMARANG - Seorang siswi SD di Tawangmas, Semarang Barat mengaku menjadi korban penculikan dua pria tak dikenal. Korban diketahui berinisial AMS, 11, siswi kelas...