Fokus Sektor Pertahanan

288

SEMARANG – Pelatih Kepala PSIS, Subangkit masih terus melengkapi skuadnya di sisa waktu persiapan sebelum benar-benar bertarung di kompetisi Divisi Utama 2017 yang rencananya akan digeber Maret 2017 mendatang. Saat ini, pos krusial yang saat ini diinginkan oleh eks pelatih Mitra Kukar itu adalah pos penjaga gawang, centre-back dan wing back. Maklum saja, ketiga pos pertahanan PSIS itu masih dihuni oleh minim pemain.

Di pos penjaga gawang, tim berjuluk Mahesa Jenar baru dihuni seorang kiper yang siap main yaitu Feri Bagus Kurniawan. Kemudain di pos bek tengah juga PSIS juga baru berhasil merekrut dua stopper yaitu M Rio Saputra dan M Tegar Pribadi.

Pada pos bek sayap bahkan baru ada satu nama yaitu Andreanto yang telah dikontrak. Sedangkan nama Safrudin Tahar meski telah deal dengan manajemen namun pemain asal Ternate itu saat ini belum merapat ke Semarang. “Saat ini juga ada dua pemain pelamar di posisi bek sayap yaitu Soni Setiawan (eks PON Jateng) dan Rival Jandera (eks Persegres Gresik United). Ya akan kami lihat dulu kualitas keduanya dalam beberapa hari ini,” beber Subangkit.

Kemungkinan dalam beberapa hari ke depan Subangkit mengatakan akan ada beberapa pemain pelamar lagi yang akan merapat ke Stadion Jatidiri,”Kemungkinan pemain di pos stopper dan kiper akan segera merapat,” sambungnya.

Sementara untuk saat ini, manajemen tim Mahesa Jenar juga telah melakukan negosiasi dengan dua pemain muda M Ilham Arfil serta Imam Baihaqi. General Manajer (GM) PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto mengatakan proses negosiasi dengan kedua pemain sudah berjalan sekitar 90 persen.“Kalau tidak ada halangan keduanya akan kami kontrak dalam beberapa hari ke depan,” lanjutnya.

Lebih lanjut Liluk ditemui di tempat yang sama kemarin mengatakan, saat ini tim Mahesa Jenar juga masih menunggu kepastian jadwal serta regulasi yang akan digunakan untuk kompetisi kasta kedua di Indonesia itu. “Sebenarnya jadwal serta regulasi cukup penting bagi kami untuk menentukan langkah persiapan selanjutnya. Sebagai contoh soal rencana regulasi pembatasan usia pemain Divisi Utama yang harus segera dipastikan sebagai pedoman tim-tim peserta menngontrak pemain,” pungkasnya. (bas/smu)