Aktifkan KIM Bantu Transparansi

363

KENDAL—Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kendal akan menggerakkan kembali pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM). Hal itu menyusul akan dibentuknya desa online.

Kepala Diskominfo Kendal, Muryino mengatakan saat ini  jumlah KIM di Kendal baru 10 desa yang tersebar di delapan kecamatan. Padahal sosialisasi untuk pembentukan KIM melalui kecamatan-kecamatan sudah dilakukan sejak tahun 2014 lalu.

“2017 ini kami akan menggerakkan lagi pembentukan KIM. Untuk sosialisasi pembentukan KIM ini akan dibarengkan dengan sosialisasi desa online,” katanya, Selasa (10/1). Dengan adanya desa online nantinya setiap desa bisa membentuk satu KIM

KIM berfungsi sebagai agen informasi guna menyebarkan informasi kepada masyarakat. Nantinya, KIM ini harus berkoordinasi dengan desa supaya informasi pemerintahan yang diterima oleh desa bisa disebarkan kepada masyarakat. “Dengan begitu akan tercipta keterbukaan informasi di setiap desa dan masyarakat sadar informasi,” harapnya.

Muryono menambahkan, peran KIM juga bisa diperluas lagi supaya memiliki nilai tambah. Yakni bisa ditingkatkan pemberdayaanya dengan membentuk kelompok usaha. Sehingga  masyarakat yang berperan bisa meningkat perekonomiannya.

Anggota KIM dari Desa Tegorejo Kecamatan Pegandon, Sandy mengaku keberadaan KIM cukup membantu pemerintah dalam penyampaian informasi kepada masyarakat. Selama ini menerima informasi tentang program pemerintahan dari pihak Disbkominfo. Misalnya informasi tentang pendaftaran e-KTP, informasi pelaksanaan pemilu dan lainnya. “Sering, kami menerima info dari Diskominfo yang kemudian disampaikan kepada masyarakat di desa,” katanya. (bud/zal)