SALATIGA – Toko elektronik Fanuel Shop di Jalan Osamaliki, Kota Salatiga alami kerugian mencapai sekitar Rp 100 juta akibat dibobol maling. Diperkirakan pelaku yang lebih dari seorang masuk toko dengan merusak gembok pintu toko. Gembok dipotong menggunakan tang besar.

Akibat aksi pencurian yang berlangsung pada Selasa (10/1) dinihari ini, 30 buah ponsel terbaru dari berbagai merek dan 20 unit kamera digital serta handycam amblas dibawa kawanan pencuri.

Kasus tersebut pertama kali diketahui oleh Andi Triyono, 21, yang merupakan promotor ponsel Oppo di toko tersebut. Sekitar pukul 09.50, Andi yang baru tiba di tempat kejadian perkara (TKP) hendak membuka toko itu. Namun ia kaget karena dua gembok ukuran besar sebagai pengaman patah. Selain itu pintu folding toko juga dalam keadaan terbuka.

Karena penasaran, ia memberanikan diri untuk masuk dan mengecek apa yang terjadi. Setelah masuk ia melihat etalase dalam kondisi acak-acakan. Sejumlah ponsel dan kamera juga telah hilang. Ia pun melaporkan kejadian ini kepada temannya Lukas yang kemudian melaporkan kejadian ini ke Mapolres Salatiga.

“Kalau malam hari toko ini memang tidak ada yang menjaga, bahkan kamera CCTV juga belum terpasang,” katanya, Selasa (10/1).

Setelah mendapat laporan tersebut, jajaran petugas Reskrim Polres Salatiga yang dipimpin Kanit II Iptu Tri datang ke lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara. ”Kami masih selidiki, nanti kalau ada pengembangan kita sampaikan,” kata Tri. (jks/ton)