Targetkan Pertumbuhan 30 Persen

173

SEMARANG – Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) Jawa Tengah menargetkan pertumbuhan transaksi tahun ini meningkat hingga 30 persen dibanding tahun lalu.

Ketua Asperindo Jawa Tengah Tony Winarno mengatakan, pihaknya mencatat transaksi total pengiriman domestik pada tahun lalu mencapai Rp 960 miliar, atau tumbuh 20 persen dibanding tahun sebelumnya. Sama halnya dengan pengiriman mancanegara, transaksi terkerek 20 persen dibanding tahun sebelumnya atau mampu menembus angka 18 juta US Dollar.

“Pertumbuhan tersebut tak lepas dari pertumbuhan bisnis e-commerce pada tahun 2016 lalu. Harapannya, transaksi industri jasa pengiriman ekspres akan tetap bertumbuh antara 20 – 30 persen di tahun ini,” ujarnya, kemarin.

Hal tersebut diupayakan dengan mendorong peningkatan kualitas dari tiap-tiap anggota. Diantaranya dengan meningkatkan ketaatan dan keselamatan berkendara para kurir dengan menggandeng Polda Jateng untuk sesi sosialisasi safety riding. Kemudian membentuk tim tanggap bencana dari masing-masing anggota Asperindo Jawa Tengah. “Ini sebagai antisipasi manakala terjadi bencana baik di dalam maupun luar Jateng. Dengan begitu kita bisa turut membantu, khususnya terkait pengiriman logistik,” jelasnya.

Berikutnya, di tahun 2017 ini, Asperindo Jateng berencana mengadakan bisnis ekspo terkait e-commerce dan logistik. Dengan begitu, customer akan lebih memahami bagaimana mengembangkan bisnis mereka, khususnya di bidang e-commerce. “Tiga hal tersebut menjadi agenda utama kegiatan kami di 2017. Baik untuk meningkatkan keahliaan para karyawan anggota Asperindo maupun kemampuan customer sebagai rekan kami dalam berbisnis,” paparnya.

Ia menambahkan, sebagai asosiasi, berbagai agenda kegiatan tersebut disusun guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari tiap anggota secara umum. “Sedangkan untuk bisnis atau industrinya, saya yakin masing-masing anggota sudah memiliki strategi untuk meningkatkan pertumbuhan,” kata Tony. (dna/smu)