33 C
Semarang
Selasa, 26 Mei 2020

Rumah Mewah Tambakrejo Terbakar

Another

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya...

KENDAL—Diduga akibat korsleting listrik, sebuah rumah mewah milik pasangan suami istri Masrokhim dan Siti Nuriyah di Desa Tambakrejo, Patebon, terbakar. Tidak ada korban jiwa, tapi kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Kerugain tinggi lantaran tidak ada satupun barang yang mampu diselamatkan. Sebab saat sang empunya rumah berikut keluarganya sedang pergi. “Rumah kosong karena suami istri dan anak-anak pergi semua,“ kata Muntari, 60, tetangga korbam.

Kebakaran diketahui setelah api membesar dan tampak kepulan asap dari atap rumah milik Masrokhim. Ia pun merasakan panas yang mendadak di sekitaran rumahnya yang kebetulan berdekatan.

“Warga yang tahu langsung berteriak kebakaran dan minta tolong. Warga lain kemudian datang berduyun-duyun berusaha memadamkan api dengan alat seadanya secara berantai, warga mengangkut air dan menyiramankannya pada rumah yang terbakar,” jelasnya.

Namun, kerena api besar warga tak mampu menjinakkan si jago merah. Akhirnya salah satu warga menelpon pemadam kebarakan. “Jadi saat didobrak pintunya, api sudah membesar, saya ikut teriak memanggil warga soalnya keadaan kampung sepi, pemilik rumah juga masih kerja,” paparnya.

Muhtadin salah seorang petugas pemadam kebakaran menjelaskan, saat itu dua mobil pemadam kebakaran datang di lokasi. Butuh waktu tiga puluh menit untuk dua mobil pemadam itu memadamkan api. “Keadaan rumah sudah hangus,” kata Muhtadin.

Kapolsek patebon AKP Munasir yang datang ke lokasi kejadian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Namun untuk kerugian dan penyebab kebarakan masih dalam pendalaman petugas. “Kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah, sedangkan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,” kata kapolsek. (bud/ida)

Latest News

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat musiknya mulai terasah, juga kegemarannya...

Dari Cidro sampai Ojo Mudik: Mengenang Hidup dan Karir Didi Kempot (1)

Dengan segala popularitasnya, Didi Kempot tak pernah repot dengan riders tiap kali manggung. Meninggalkan satu lagu lagi bertema virus korona. ANTONIUS CHRISTIAN, Solo-DUWI SUSILO, Ngawi, Jawa...

More Articles Like This

Must Read

Bertahan meski Siswa Terbatas: SMP Garuda Hanya Punya Dua Murid Baru

HARI pertama masuk sekolah umumnya riuh oleh celotehan siswa baru dan orang tua yang mengantar mereka. Tapi, itu tidak terlihat di SMP Garuda. Senyap....

Refleksi Hari Ibu: Akselerasi Pendidikan Karakter pada Siswa

RADARSEMARANG.COM - DI ERA global saat ini, pengaruh teknologi modern khususnya IT, budaya asing, dan gaya hidup sangat berdampak terhadap penanaman karakter siswa. Tidak...

Kode Etik Jurnalistik Jaga Profesionalitas

MAGELANG–Kode Etik Jurnalistik (KEJ) merupakan pegangan yang wajib dijalankan oleh semua wartawan dalam bertugas. KEJ dapat pula menjaga profesionalitas wartawan. Kepolisian juga memiliki kode...

Bambu Tumbang Tutup Jalan

WONOSOBO - Hujan lebat diiringi angin kencang terjadi di wilayah Wonosobo dan sekitarnya pada Selasa (7/3) pukul 13.30 WIB mengakibatkan rumpun bambu dan pohon-pohon...

Ratusan Petani Surokonto Tuntut Penangguhan

SEMARANG - Ratusan massa yang tergabung dalam Perkumpulan Petani Surokonto Wetan (PPSW) Kabupaten Kendal, untuk kali kedua menggelar unjuk rasa di depan Pengadilan Tinggi...

Gubernur Ajak Siswa Gemar Menabung

MUNGKID—Selama berkunjung di Kabupaten Magelang pada Rabu (6/9) lalu, Gubernur Ganjar Pranowo menyempatkan diri mengajar serta berbagi pengalaman kepada ratusan siswa-siswi SMA Negeri 1...