2 Warga Magelang Selundupkan Reptil

4059

JOGJA—Dua warga asal Magelang kemarin diamankan petugas Terminal B Bandara Internasional Yogyakarta. Keduanya ditangkap karena hendak menyelundupkan delapan jenis satwa yang beberapa di antaranya dilindungi. Yakni, Soa Payung (Chlamydosaurus Kingii), Kadal Panan (Tiliqua Gigas), Kadal Cokelat (Varanus Gouldi) asal Papua, dan Biawak Maluku (Varanus Indicus). Reptil-reptil itu dimasukkan ke dalam koper. Selain itu, terdapat empat jenis satwa lain. Yaitu, biawak, kura-kura, ular phyton, dan katak hijau daun.

Dua warga yang ditangkap adalah Viktor, 27; dan Yengki, 25. Rencananya, mereka akan terbang ke Bangkok, transit Jakarta menggunakan pesawat Air Asia QZ7557. Hewan-hewan tersebut disembunyikan di dalam dua koper dan delapan keranjang oleh-oleh.

Ketika dilakukan pemindaian x-ray, petugas bandara menemukan benda-benda mencurigakan. “Kami mendapati sesuatu yang mencurigakan, walupun barang tersebut dikemas dengan baik, seolah-olah makanan gudeg,” tutur General Manager PT Angkasa Pura I, Agus Pandu Purnama, saat jumpa pers di Balai Karantina Pertanian Kelas II (BKPK) Yogyakarta, Senin (9/1) kemarin.

Diduga, pelaku penyeludupan kerap melakukan perdagangan hewan secara ilegal. Penjualan hewan sebenarnya tidak dilarang, jika dilengkapi dokumen resmi. Yang jadi masalah, keduanya tidak memiliki surat keterangan kesehatan karantina. Pelaku mengklaim tahu adanya persyaratan karantina. Mereka berdalih, waktu yang mendesak, membuat keduanya pilih membawa hewan-hewan tersebut secara ilegal.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku belum memenuhi substansi pasal 7 UU No. 16 tahun 1992. Proses hukum kasus ini diteruskan ke Polda DIY. (jpg/isk)