33 C
Semarang
Sabtu, 6 Juni 2020

2 Warga Magelang Selundupkan Reptil

Another

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur...

JOGJA—Dua warga asal Magelang kemarin diamankan petugas Terminal B Bandara Internasional Yogyakarta. Keduanya ditangkap karena hendak menyelundupkan delapan jenis satwa yang beberapa di antaranya dilindungi. Yakni, Soa Payung (Chlamydosaurus Kingii), Kadal Panan (Tiliqua Gigas), Kadal Cokelat (Varanus Gouldi) asal Papua, dan Biawak Maluku (Varanus Indicus). Reptil-reptil itu dimasukkan ke dalam koper. Selain itu, terdapat empat jenis satwa lain. Yaitu, biawak, kura-kura, ular phyton, dan katak hijau daun.

Dua warga yang ditangkap adalah Viktor, 27; dan Yengki, 25. Rencananya, mereka akan terbang ke Bangkok, transit Jakarta menggunakan pesawat Air Asia QZ7557. Hewan-hewan tersebut disembunyikan di dalam dua koper dan delapan keranjang oleh-oleh.

Ketika dilakukan pemindaian x-ray, petugas bandara menemukan benda-benda mencurigakan. “Kami mendapati sesuatu yang mencurigakan, walupun barang tersebut dikemas dengan baik, seolah-olah makanan gudeg,” tutur General Manager PT Angkasa Pura I, Agus Pandu Purnama, saat jumpa pers di Balai Karantina Pertanian Kelas II (BKPK) Yogyakarta, Senin (9/1) kemarin.

Diduga, pelaku penyeludupan kerap melakukan perdagangan hewan secara ilegal. Penjualan hewan sebenarnya tidak dilarang, jika dilengkapi dokumen resmi. Yang jadi masalah, keduanya tidak memiliki surat keterangan kesehatan karantina. Pelaku mengklaim tahu adanya persyaratan karantina. Mereka berdalih, waktu yang mendesak, membuat keduanya pilih membawa hewan-hewan tersebut secara ilegal.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku belum memenuhi substansi pasal 7 UU No. 16 tahun 1992. Proses hukum kasus ini diteruskan ke Polda DIY. (jpg/isk)

Latest News

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen sampai presiden. T.M. BAYUAJI-K. ULUM, BAYU...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur sebelumnya: Surabaya bisa seperti Wuhan....

Religiusitas dan Kedekatan Didi Kempot dengan Kaum Santri (13)

Ada sejumlah lagu Didi Kempot yang memperlihatkan sisi religiusitas maestro campursari itu, termasuk satu di antaranya yang belum sempat dirilis. Menurut para sahabat, yang...

Luka Lama

Semua bisa merasakan: betapa irinya Trump. Iri kepada Putin. Iri kepada Xi Jinping. Iri pada kekuasaan mereka berdua. Yang tidak dimiliki oleh seorang Presiden Amerika. Betapa gemes tangan...

More Articles Like This

Must Read

Rela Desak-Desakan Demi Sebungkus Nasi

KENDAL—Ribuan warga berebut nasi suro dalam peringatan atau haul Sunan Abinowo. Bahkan, mereka rela berdesak-desakkan hanya untuk mendapatkan sebungkus nasi dengan lauk mi goreng...

Sita Puluhan Kaleng Ikan Sarden Makarel

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Menindaklanjuti adanya penemuan produk ikan sarden makarel yang mengandung parasit cacing, petugas gabungan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dan Balai Karantina Ikan...

Ajak Komunitas Rasakan Performa Total Control

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Main Dealer Astra Motor Jateng mengajak ratusan pengguna Honda CBR series dengan menggelar Track Day Honda CBR Community. Kegiatan ini sendiri dilakukan di Sirkuit...

Sehari, 24 Ribu Pemudik Naik KA

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Arus mudik Lebaran 2018 dengan moda transportasi kereta api (KA) mulai terasa. Jumat (8/6) siang, jumlah pemudik yang tiba di Stasiun Tawang Semarang...

Digemari Mahasiswa dan Selebgram

RADARSEMARANG.COM - Kreativitas dalam berbisnis memang tidak ada matinya. Seperti yang dilakukan Donat Bunny, yang mengkreasikan sejumlah karakter dalam donat untuk mengikuti perkembangan zaman....

Ikuti Perkembangan, Selalu Ada Peluang

RADARSEMARANG.COM - CERMAT melihat peluang, membuat Sanandya Silmi Pandanwangi, sukses dalam bisnis kreasi buket bunga dan buket snack. Inspirasi kali pertama muncul, saat menyadari bahwa kedua...