SEMARANG – Tergiur dengan tawaran menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) melalui jalur pintas, dua warga Lamper Tengah, Semarang Selatan, harus rela kehilangan uang Rp 445 juta.

Mereka adalah Ratuti, 24, dan Sukardi, 25. Merasa tertipu, keduanya melaporkan kasus tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang, Minggu (8/1). Mereka melaporkan warga Banyumanik bernama Suprapto, 50, tarkait dugaan kasus penipuan.

Pada laporanya, dugaan penipuan ini bermula ketika kedua korban bertemu dengan terlapor yang sudah lama dikenalnya. Hingga akhirnya terjadi obrolan dan mengutarakan bisa menjadikan PNS di lingkungan Pemprov Jateng tanpa melalui proses rumit.

”Saat itu, Pak Suprapto menyatakan sanggup untuk memasukkan kami sebagai PNS tanpa melalui prosedur tes secara umum,” ungkap Sukardi saat pelaporan di SPKT.

Setelah terbujuk oleh rayuan pelaku, korban pun menyanggupi permintaan terlapor yang meminta sejumlah uang untuk memuluskan pendaftaran PNS ’instan’. Hingga akhirnya Sukardi juga mengajak rekannya Ratuti dan keduanya menyerahkan total uang mencapai ratusan juta. ”Uang sudah diserahkan sejak Mei 2013, sebesar Rp 445 juta,” jelasnya.

Rupanya kedua korban yang mengaku telah menyerahkan uang sebesar Rp 445 juta kepada Suprapto tidak juga mendapat panggilan atau diterima menjadi PNS. Hingga akhirnya keduanya memilih jalur hukum lantaran terlapor tidak memiliki iktikad baik untuk menyelesaikan masalah tersebut.

”Tidak ada niatan dari terlapor untuk mengembalikan uang, maka saya lapor polisi,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kasubag Humas Polrestabes Semarang Kompol Suwarna mengatakan kasus pelaporan ini masih dalam proses penyidikan Sat Reskrim Polrestabes Semarang. ”Pelaporan ini masih didalami dan penyelidikan. Jika memang unsur pidananya terpenuhi, maka proses akan ditindaklanjuti,” katanya.

Suwarna juga mengimbau kepada masyarakat supaya berhati-hati terhadap modus penipuan dengan dalih bisa mempekerjakan seseorang menjadi PNS tanpa melalui prosedur jelas. Terlebih lagi dengan memungut sejumlah uang. (mha/zal/ce1)