Target Serapan Lebihi Tahun Lalu

139

SEMARANG – Perum Bulog Divre Jawa Tengah menargetkan serapan setara beras tahun ini dapat melebihi serapan tahun lalu. Kerjasama dengan sejumlah pihak terus dilakukan guna memenuhi target.

Kepala Perum Bulog Jawa Tengah, Usep Karyana mengatakan, realisasi pengadaan beras tahun lalu mencapai 591 ton. Jumlah tersebut melebihi target awal sebanyak 505 ribu ton atau mencapai 118 persen.

“Stok beras yang melimpah ini selain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Jawa Tengah, sekitar 43.200 ton juga telah didistribusikan ke provinsi lain. Diantaranya Aceh, Medan, Padang, Riau, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat,” ujarnya, kemarin.

Oleh karena itu, untuk tahun 2017, pihaknya menargetkan serapan dapat melebihi tahun 2016. “Tahun 2016 lalu penyerapan kita cukup baik. Targetnya tahun ini serapan bisa lebih dari tahun sebelumnya. Setidaknya ya menyamai dengan pencapaian tahun lalu,”ujarnya.

Sedangkan untuk beras yang telah diserap hingga bulan ini, dipastikan mencukupi hingga bulan Juni mendatang. Pihaknya juga masih terus melakukan serapan guna memenuhi kebutuhan bulan-bulan berikutnya.

“Saat ini masih belum panen. Namun begitu panen, kita pasti lakukan penyerapan lagi di beberapa sentra penghasil beras di Jawa Tengah,”ujarnya.

Sedangkan untuk beberapa komoditas lain, pihaknya juga berusaha untuk memenuhi kebutuhan. Diantaranya komoditas gula. Yaitu dengan mengakuisisi PT Gendis Multi Manis selaku salah satu produsen gula yang berlokasi di Blora menjadi anak perusahaan Bulog.

“Jadi untuk tahun 2017 ini masyarakat Jawa Tengah tidak perlu khawatir akan ketersediaan gula. Tidak hanya untuk kebutuhan Jawa Tengah saja, tapi juga bisa untuk kebutuhan provinsi lain. Seperti halnya beras yang kita kirim ke provinsi lain,”ujarnya. (dna/zal)