33 C
Semarang
Minggu, 5 Juli 2020

Mantan Dewan Laporkan Oknum Polisi

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SALATIGA– Mantan anggota DPRD Kabupaten Semarang Wening Tyas Adi Nartani melaporkan Brigadir Hr ke Propam Polda Jateng. Perempuan warga Dusun Koripan Desa Koripan RT 01 RW 02, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang ini melapor karena oknum polisi yang bertugas di Polres Salatiga tersebut belum melunasi sisa utang Rp 100 juta.

Wening kepada media menyatakan sudah menempuh berbagai cara. Penyelesaian secara kekeluargaan ditempuh mantan anggota dewan dari PKPI ini, namun semua upaya itu mentok. Bahkan belakangan, disebutkan, terlapor menyatakan sudah melunasi utangnya.

Wening mengatakan, sebelum melapor ke Polda Jateng pada Senin (2/1) lalu, ia juga mengadu ke Propam Polres Salatiga. Aduan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Propam Polres Salatiga dan mereka berdua sempat dipertemukan. Namun pertemuan tersebut juga tidak membawa hasil. “Saat saya tagih, ia malah menantang saya untuk melaporkan,” kata Wening.

Karena jalan kekeluargaan buntu, Wening terpaksa melaporkan kasus ini ke Propam Polda Jateng. Wening menyertakan bukti-bukti komplet saat melapor ke Polda.

Diceritakan Wening, utang tersebut bermula saat Brigadir Hr yang sudah dikenalnya, meminjam uang Rp 200 juta dengan alasan untuk modal usaha. Karena sudah akrab, permintaan itu dituruti Wening. Pada 27 Mei 2016, ia menransfer uang Rp 200 juta lewat sebuah bank ke rekening terlapor.

Selang dua bulan kemudian, 28 Juli 2016, Brigadir Hr mulai menyicil utang itu. Pertama menyerahkan tunai Rp 5 juta, kemudian via transfer dua kali dengan nominal Rp 90 juta dan Rp 5 juta.

Pada November 2016, Wening hendak meminta kekurangan utang Rp 100 juta, namun Hr justru berbelit-belit. Dan di hadapan Propam Polres Salatiga ia mengaku sudah menyerahkan kekurangan utang sebesar Rp 100 juta secara tunai. Namun saat diminta menunjukkan bukti, ternyata tidak bisa.

Karena merasa belum ada kejelasan, Wening akhirnya melaporkan kasus ini ke Propam Polda Jateng. “Saya minta keadilan, uang Rp 100 juta tidak sedikit. Saya berharap Polda menangani serius kasus ini,” ujarnya.

Sementara Kasubag Humas Polres Salatiga AKP I Nyoman Suasma saat dikonfirmasi via whatshap (WA) terkait kasus ini, belum mau memberikan komentar. (sas/ton)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Polda Jateng Digugat Mantan Lurah Tambak Rejo

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Tengah digugat praperadilan oleh tiga warga, yakni Kartika Widiyati, Suyatmin dan satu lagi adalah mantan Lurah...

Masyarakat Batang Dapat WiFi Gratis

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Masyarakat Kabupaten Batang mendapat hadiah pada peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-52. FiberStar bekerja sama dengan Google Station dan Dinas Informasi...

Fokus Garap Pasar Korporasi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Perkembangan teknologi menjadikan internet sebagai salah satu kebutuhan utama dalam pengembangan usaha. Hal ini ditangkap oleh GMedia selaku internet service provider (ISP) dengan meluncurkan sejumlah...

Mythophobia, Penghambat Keterampilan Berbicara

MELAKUKAN kesalahan adalah manusiawi. Tetapi ada orang yang tak berani menyatakan atau melakukan sesuatu karena takut salah. Begitu juga dalam kegiatan pembelajaran. Sering kita...

Kayu Rp 2,5 M Terbakar, Dua Warga Terluka

RADARSEMARANG.COM, KAJEN - Pabrik kayu lapis, PT Duta Albasia, di Desa Tanjung Kulon, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, terbakar pada Selasa malam (2/1) kemarin. Akibat...

Punya Koin Zaman VOC hingga Uang ‘Kun Fayakun’

Teguh Gunawan merupakan satu dari sekian banyak numismatis atau kolektor mata uang di Semarang. Yang menarik, dia punya varian mata uang yang cukup lengkap....