SALATIGA– Mantan anggota DPRD Kabupaten Semarang Wening Tyas Adi Nartani melaporkan Brigadir Hr ke Propam Polda Jateng. Perempuan warga Dusun Koripan Desa Koripan RT 01 RW 02, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang ini melapor karena oknum polisi yang bertugas di Polres Salatiga tersebut belum melunasi sisa utang Rp 100 juta.

Wening kepada media menyatakan sudah menempuh berbagai cara. Penyelesaian secara kekeluargaan ditempuh mantan anggota dewan dari PKPI ini, namun semua upaya itu mentok. Bahkan belakangan, disebutkan, terlapor menyatakan sudah melunasi utangnya.

Wening mengatakan, sebelum melapor ke Polda Jateng pada Senin (2/1) lalu, ia juga mengadu ke Propam Polres Salatiga. Aduan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Propam Polres Salatiga dan mereka berdua sempat dipertemukan. Namun pertemuan tersebut juga tidak membawa hasil. “Saat saya tagih, ia malah menantang saya untuk melaporkan,” kata Wening.

Karena jalan kekeluargaan buntu, Wening terpaksa melaporkan kasus ini ke Propam Polda Jateng. Wening menyertakan bukti-bukti komplet saat melapor ke Polda.

Diceritakan Wening, utang tersebut bermula saat Brigadir Hr yang sudah dikenalnya, meminjam uang Rp 200 juta dengan alasan untuk modal usaha. Karena sudah akrab, permintaan itu dituruti Wening. Pada 27 Mei 2016, ia menransfer uang Rp 200 juta lewat sebuah bank ke rekening terlapor.

Selang dua bulan kemudian, 28 Juli 2016, Brigadir Hr mulai menyicil utang itu. Pertama menyerahkan tunai Rp 5 juta, kemudian via transfer dua kali dengan nominal Rp 90 juta dan Rp 5 juta.

Pada November 2016, Wening hendak meminta kekurangan utang Rp 100 juta, namun Hr justru berbelit-belit. Dan di hadapan Propam Polres Salatiga ia mengaku sudah menyerahkan kekurangan utang sebesar Rp 100 juta secara tunai. Namun saat diminta menunjukkan bukti, ternyata tidak bisa.

Karena merasa belum ada kejelasan, Wening akhirnya melaporkan kasus ini ke Propam Polda Jateng. “Saya minta keadilan, uang Rp 100 juta tidak sedikit. Saya berharap Polda menangani serius kasus ini,” ujarnya.

Sementara Kasubag Humas Polres Salatiga AKP I Nyoman Suasma saat dikonfirmasi via whatshap (WA) terkait kasus ini, belum mau memberikan komentar. (sas/ton)