33 C
Semarang
Minggu, 12 Juli 2020

Ditangkap, Pencuri Truk Pura-Pura Gila

Hanya Pakai Celana Dalam

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

DEMAK-Ada kejadian unik di Demak. Seorang pencuri truk, Bayu Irawan Saputra, warga RT 8 RW 5, Desa Tambakromo, Kecamatan Winong, Pati, pura-pura gila saat ditangkap polisi. Ia hanya mengenakan celana dalam sambil menenteng tas kresek melewati depan Mapolsek Gajah, Demak.

Kejadian berawal saat aparat Polsek Gajah menerima laporan dari warga terkait adanya sebuah truk bernopol H 1413 JC terparkir di dekat lapangan Desa Boyolali, Kecamatan Gajah, pada Sabtu (7/1) sekitar pukul 04.00. Begitu menerima laporan, Kapolsek Gajah AKP Arifin bersama jajarannya lantas mengecek truk warna merah yang dicurigai sebagai barang curian tersebut. Saat diteliti, kondisi pintu sebelah kanan terkunci. Sedangkan pintu bagian kiri terbuka serta ada bekas kunci bandrekan.

“Kami lantas melakukan lidik siapa pemilik truk tersebut? Accu truk sengaja kami amankan di Mapolsek Gajah,”kata AKP Arifin.

Sekitar pukul 22.00, ada informasi pengemudi truk akan mengambil kendaraan tersebut. Anggota Polsek Gajah lantas mendatangi lokasi. Sampai di tempat truk diparkir, dua orang yang mengaku pemilik justru melarikan diri ke areal persawahan. Keduanya berhasil lolos dari kejaran polisi, karena suasannya gelap gulita.

“Kami juga memperoleh informasi sebelumnya ada mobil Carry bernopol K 8664 DA warna abu-abu menurunkan dua orang pria kemudian naik ojek,”ujarnya.

Saat dicek, dua pemilik Carry itu mengaku bernama Ali Gunawan, warga RT 1 RW 2, Tlogowungu, Pati serta Nur Hamidah dari Pati. Keduanya kemudian dibawa ke Mapolsek Gajah untuk dimintai keterangan.

Ali Gunawan menyampaikan, mobil Carry miliknya dicarter dua orang atas nama Anam alias Bedes dan Bayu Irawan Saputra dari Pati. Tujuannya, hendak mengambil kulkas dan mesin jahit di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

“Ternyata mereka minta berhenti di Gajah ini. Dan, saat ngopi di warung, kedua orang yang nyarter (Anam dan Irawan) justru naik ojek entah kemana,”ujar Ali Gunawan saat dimintai keterangan di Mapolsek Gajah.

Dalam perkembangannya, pada Minggu (8/1) pukul 04.00, warga melihat ada orang seperti orang gila melewati Mapolsek Gajah hanya mengenakan celana dalam sambil menenteng tas kresek. Lucunya, tubuh orang gila tersebut tampak bersih. Warga yang curiga lantas mengikuti orang tersebut yang berjalan ke arah jalan Pantura Gajah. Sampai di depan SDN 2 Gajah, yang bersangkutan menjatuhkan diri. Kepalanya sempat membentur trotoar hingga terluka. Setelah dicek, di celana dalamnya terdapat dompet warna coklat. Saat warga akan mengecek isi dompetnya, yang bersangkutan malah makin gila.

Karena itu, warga membawa orang tersebut ke Puskesmas Gajah dan dirujuk ke RSUD Sunan Kalijaga Demak. Setelah diperiksa, ternyata orang yang pura-pura gila tersebut bernama Bayu Irawan Saputra, warga RT 8 RW 5, Desa Tambakromo, Kecamatan Winong, Pati. Dia yang melarikan diri saat ada polisi menghampiri truk yang terparkir di Desa Boyolali.

“Setelah kita lakukan pengembangan, truk terkait merupakan hasil pencurian dengan lokasi di Pati. Karena itu, kita amankan Bayu Irawan serta barang bukti lainnya,”kata Kapolres Demak AKBP Sonny Irawan melalui Kabagops Kompol Sutomo. Selain barang bukti truk, juga mobil Carry, 2 buah anak kunci T tanpa pegangan serta dompet milik Bayu. (hib/aro)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Khawatir Ada Penggelembungan 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Bangunan KUD Usaha Mina yang berada di Pasar Tambaklorok, terdampak pelebaran jalan Kampung Bahari dibongkar, Rabu (7/3). Sedikitnya terdapat 23 bangunan...

Semoga Samawa

RADARSEMARANG.COM - Keluarga besar Jawa Pos Radar Semarang mengucapkan selamat kepada Arum Mawar Rista dan Niko Budi Wijanarko, karyawan Jawa Pos Radar Semarang, yang...

DPRD Batang Belajar Pelayanan Publik dengan Pemkab Bintan

BINTAN-Rombongan Komisi A DPRD Kabupaten Batang studi banding ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Menyusul keberhasilan Pemkab Bintan dalam memperoleh Predikat...

Pemkot Semarang Tularkan Virus Smart City

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Kota Semarang siap menularkan konsep smart city kepada sejumlah Kota/kabupaten di Jawa Tengah. Semarang, sebagai kota pioneer siap memberikan aplikasi secara gratis...

KPK Jadikan Kota Semarang Sebagai Percontohan

SEMARANG- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadikan Kota Semarang sebagai percontohan, seperti di bidang kesehatan dan pendidikan melalui aplikasi SI JAGA. Jumat (7/4) lalu, KPK...

Demohana Bos Bociter, Cara Mudah Belajar IPA

RADARSEMARANG.COM - PELAKSANAAN Kurikulum 2013 (K13) di sekolah penulis, SMP Negeri 2 Banyubiru, baru dilaksanakan pada 2018. Dengan demikian hanya siswa kelas VII yang...