Berpotensi Pendidikan ke Luar Negeri

327

SEMARANG – Mahasiswa kedokteran usai disumpah dilarang bekerja atau membuka praktik tetapi harus magang selama setahun di rumah sakit dan puskesmas. Hal itu sudah menjadi peraturan dari pemerintah dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

”Jadi dokter baru itu jangan melanggar aturan dan selama magang itu akan mendapat pengalaman bekerja di rumah sakit dan puskesmas, kemudian baru akan mendapat pengakuan resmi sebagai dokter,” ungkap Dekan FK Unissula dr Iwang Yusuf MSi dalam Sumpah Dokter Ke-101 Periode I yang melepas 22 mahasiswa kedokteran Unissula, kemarin.

Lebih lanjut Iwang mengatakan semua peraturan dan persyaratan bagi dokter baru setelah lulus wajib dilaksanakan. Apalagi lulusan kedokteran Unissula juga sudah diakui banyak diterima di sebuah intansi kesehatan. ”Sampai saat ini sudah melepas sebanyak 4.404 lulusan kedokteran yang sudah bekerja di beberapa tempat baik swasta atau PNS yang tersebar di seluruh Indonesia,” katanya.

Wakil Dekan I FK Unissula, dr Setyo Trisnadi Sp KF SH menambahkan, lulusan kedokteran Unissula juga bisa berkesempatan melanjutkan ke luar negeri karena kini Unissula juga sudah mempunyai jaringan ke luar negeri.

”Ini menjadi kesempatan yang baik dan bila akan bekerja di sini harus pede karena di Indonesia banyak mengetahui bagaimana kualitas SDM FK Unissula,” tambahnya.

Sementara Sumpah Dokter FK Unissula kemarin dipimpin Ketua Senat dr Sofwan Dahlan Sp F. Acara juga dihadiri Ketua Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung, Hasan Thoha Putra, Wakil Yayasan Tjuk Subekhan Sulchan, Rektor Unissula Anis Malik Thoha, dan perwakilan Dinkes Jateng. Sementara peraih IPK tertinggi adalah Kusumaningati dengan IPK 3,63.

Perwakilan Dinas Kesehatan Jateng, Wahyu Setyaningsih mengatakan saat ini Gubernur Jateng konsentrasi pada bidang kesehatan. Pasalnya ada 10 kabupaten/kota yang masih terjangkit leptospirosis dan daerah lainnya juga terjangkit penyakit lainnya. ”Ada juga daerah yang endemis terjangkit penyakit pes yakni Kabupaten Boyolali. Kemudian 9 kabupaten/kota yang endemis dengan penyakit kaki gajah,” katanya.

Sehingga dengan adanya sumpah dokter itu maka diharapkan bisa membantu mengurangi penyakit tersebut. Sebab dokter baru itu akan ditempatkan di puskesmas serta rumah sakit selama satu tahun itu.  ”Ini sangat membantu pemerintah dalam mengentaskan penyakit baik yang endemis atau penyakit lainnya dan meringankan beban masyarakat,” katanya. (hid/ric/ce1)