33 C
Semarang
Sabtu, 15 Agustus 2020

Bentuk Tim Yustisi Instalasi Listrik Pasar Tradisional

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Kasus kebakaran pasar tradisional beberapa kali terjadi di Kota Semarang. Hal ini membuat Dinas Perdagangan Kota Semarang waspada. Pengganti Dinas Pasar ini pun menyiapkan sejumlah terobosan baru. Di antaranya, pembentukan tim keamanan dan ketertiban bekerja sama dengan kepolisian untuk melakukan operasi yustisi. Lewat operasi yustisi tersebut akan dilakukan pemeriksaan secara rutin. Termasuk penertiban instalasi listrik di kios-kios pasar tradisional sesuai dengan aturan.

”Kami akan aktifkan kembali tim keamanan dan ketertiban dengan melibatkan kepolisian. Akan ada pemeriksaan instalasi listrik secara rutin di kios-kios pasar tradisional,” kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto, kepada Jawa Pos Radar Semarang, kemarin.

Dikatakannya, selama ini banyak kejadian kebakaran pasar tradisional di Kota Semarang disebabkan korsleting arus listrik. ”Banyak pedagang tidak tertib. Seringkali mereka menyambung atau menyalur listrik ke lima hingga tujuh kios. Hal itu tidak boleh dibiarkan. Pedagang harus tertib, jika ketahuan oleh tim yustisi nanti pedagang kami berikan sanksi pemutusan jaringan,” tegasnya.

Hal itu, kata Fajar, sebagai upaya mengantisipasi agar peristiwa kebakaran pasar tradisional di Kota Semarang tidak terjadi lagi. ”Jangan sampai ada jaringan listrik yang menyalahi aturan. Operasi ini juga untuk administrasi agar semua saluran listrik di pasar jelas peruntukannya. Biasanya instalasi yang seharusnya digunakan untuk satu kios tapi malah disalurkan ke banyak kios. Hal itu mengakibatkan kelebihan muatan,” katanya.

Dikatakan Fajar, pihaknya nanti akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu. Apabila nanti ditemukan ada pedagang melakukan pelanggaran terhadap pemasangan instalasi listrik, maka akan dilakukan penertiban. Termasuk jika diketahui adanya penyambungan ilegal nanti kepolisian akan menindaklanjuti. ”Kami akan lakukan tindakan tegas kepada pedagang yang tidak mau menaati aturan,” tandasnya.

Fajar menambahkan, upaya ini sebagai bentuk evaluasi atas banyaknya kejadian kebakaran pasar tradisional di Kota Semarang. Karena itu, pihaknya melakukan pengawasan atas penggunaan listrik oleh pedagang. ”Persoalan penggunaan listrik ini tidak boleh sembarangan,” katanya.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengakui sejauh ini beberapa kali kejadian kebakaran pasar tradisional di Kota Semarang disebabkan korsleting arus listrik. ”Pedagang harus memahami pemakaian listrik dan pemasangan instalasi secara benar. Misalnya sudah ditetapkan daya listrik di setiap kios berkapasitas 450 watt. Jangan coba-coba kemudian memasang atau menambahi kapasitas listrik di luar ketentuan. Apalagi memasang secara ilegal,” tegasnya. (amu/zal/ce1)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Duel Klasik PSIS vs Persebaya

BANDUNG- Setelah dihadapkan pada ketidakjelasan jadwal dan beberapa kali mengalami penundaan, babak delapan besar Liga 2 Grup Y dipastikan akan digelar di Gelora Bandung...

Pelan Ditunggu, Nggak Kuat Didorong, yang Penting Senang

Kegiatan bersepeda makin diminati berbagai kalangan. Kegiatan menggowes ini pun makin asik dengan disisipi agenda kulineran sekaligus jalan-jalan ke berbagai lokasi wisata. Seperti apa? NURUL...

Pemkab Kewalahan Atasi Enceng Gondok

UNGARAN – Pemkab Semarang kewalahan mengatasi enceng gondok yang menutup permukaan Rawa Pening hingga ratusan hektare. Bupati Mundjirin berharap pemerharap bantuan dari pemerintah pusat...

Pengamanan Parkir Lokasi Wisata Diperketat

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN–Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Kabupaten Semarang, Dewi Pramuningsih mengimbau kepada pengelola objek wisata di Kabupaten Semarang untuk memperhatikan keamanan pengunjung. Termasuk keamanan parkir...

Perlengkapan Sekolah Mulai Diburu

SEMARANG – Segera usainya masa libur Lebaran dan bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran baru membuat masyarakat mulai memburu berbagai barang-barang perlengkapan sekolah. Barang yang...