Perburuan Pemain Masih Alot

770

SEMARANG – Perburuan pemain untuk melengkapi skuad PSIS di musim kompetisi mendatang cukup sengit. Latihan beberapa hari ini tak optimal karena hanya diikuti oleh beberapa pemain saja. Pelatih PSIS Subangkit berharap pekan depan skuad tim berjuluk Mahesa Jenar sudah lebih banyak dari sekarang, sehingga pihaknya bisa segera menggeber program yang lebih teknis.

Beberapa pemain yang telah resmi dikontrak seperti M Yunus, Hari Nur Yulianto, Juni Riyadi dan Saddam Sudarma Hendra diharapkan bisa mulai bergabung latihan bersama pemain-pemain yang lebih dulu bergabung yaitu Dani Raharjanto, Jordan Foranda, Ahmad Agung, Tegar Pribadi, Rio Saputra, Andreantono dan kiper anyar Ferry Bagus Kurniawan.

Latihan perdana tim PSIS Semarang yang dipimpin head coach anyar Subangkit masih diikuti minim pemain. Total baru 12 pemain yang bergabung dalam latihan perdana di Stadion Jatidiri Semarang kemarin. Subangkit menargetkan akhir Januari 2017 mendatang tim berjuluk Mahesa Jenar itu sudah dihuni oleh 70 hingga 80 persen tim. ”Setelah itu baru kami masuk program latihan termasuk taktik,” sambungnya.

Kendala utama dalam perburuan pemain saat ini kata eks pelatih Mitra Kukar itu adalah lantaran semua tim yang akan bertarung di kompetisi di Indonesia juga tengah berburu pemain untuk bergabung dengan tim masing-masing. “Saat ini kan tim-tim di semua level sama-sama sedang mempersiapkan diri. Makanya pemain-pemain juga masih banyak pilihan tim-tim mana yang akan mereka tuju. Namun kami optimistis bisa segera mendapatkan pemain-pemain sesuai kebutuhan,” terangnya.

Sementara dihubungi terpisah, General Manajer (GM) PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto mengatakan, mulai pekan depan tim Mahesa Jenar juga akan melakukan seleksi terhadap pemain-pemain asal Kota Semarang. 25 klub anggota Askot PSSI Kota Semarang diberi kesempatan untuk mengirim pemain-pemain terbaik yang akan dilihat kemampuannya oleh coach Subangkit di Stadion Jatidiri Semarang mulai Senin (9/1) besok. “Jadi setiap klub akan kami beri kuota maksimal dua pemain untuk dikirimkan dalam seleksi. Memang ini salah satu bentuk apresiasi PSIS terhadap pemain binaan klub lokal yang siapa tahu ada yang mencuri perhatian pelatih,” pungkasnya. (bas/smu)