33 C
Semarang
Sabtu, 15 Agustus 2020

BRT Adopsi LRT Singapura

Dilengkapi Klakson Telolet

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

TELOLET OM: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat mengecek kesiapan armada baru BRT Trans Semarang. (ISTIMEWA)
TELOLET OM: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat mengecek kesiapan armada baru BRT Trans Semarang. (ISTIMEWA)

SEMARANG-Demam ‘Om Telolet Om’ beberapa waktu lalu rupanya menjadi inspirasi Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi untuk menarik minat masyarakat agar beralih ke transportasi umum. Ia pun memasang klakson telolet pada armada baru Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang yang akan dioperasikan pekan depan.

Hal itu diketahui usai Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu mengunggah rencananya tersebut dalam akun instagram pribadinya @HendrarPrihadi. Dalam akunnya, Hendi mengunggah dirinya dalam sebuah armada BRT bersama seorang dengan menyematkan caption, “Menanggapi masukan sedulur2 — Di bulan ini akan mulai beredar BRT Trans Semarang ber-Telolet #OmTeloletOm”.

“Targetnya dari 6 koridor yang kita operasikan tahun ini, per koridor akan ada lima armada bus yang bertelolet,” jelas Hendi. “Ini adalah salah satu cara untuk menarik minat masyarakat untuk naik Bus Trans Semarang, sehingga akan ada peningkatan penumpang dari tahun yang lalu,” tambahnya.

Tercatat pada 2015, BRT Trans Semarang mengangkut 8.023.869 penumpang dalam setahun, yang artinya meningkat 38,6 persen dibanding 2014.

Tak hanya melengkapi dengan klakson telolet. Wali kota juga akan mengadopsi sistem Light Rail Transit (LRT) di Singapura untuk BRT Trans Semarang. Yakni, sistem pemberitahuan otomatis ketika armada sudah mendekati shelter.

“Sistem tersebut berjalan dengan sarana Global Positioning System (GPS), sehingga dapat secara otomatis mengetahui posisi armada dan shelter mana yang menjadi pemberhentian berikutnya,” tutur Hendi. “Dengan sistem ini harapannya dapat sebagai pemandu masyarakat yang naik Trans Semarang, sehingga bertambah nyaman,” tandasnya.

Sistem pemberitahun melalui GPS tersebut akan ada pada 20 armada baru BRT Trans Semarang yang dijadwalkan akan diluncurkan Hendi pada 12 Januari 2016 untuk Koridor I Mangkang – Penggaron. Sedangkan di bulan Februari nanti, Hendi juga akan menargetkan pengoperasian 6 koridor BRT. Saat ini, BRT Trans Semarang baru beroperasi di 4 koridor, yakni Koridor I Mangkang – Penggaron, Koridor II Terboyo – Sisemut Ungaran, Koridor III Pelabuhan Tanjung Emas-Akpol, dan Koridor IV Terminal Cangkiran – Stasiun Tawang.  Sedangkan penambahan 2 koridor tersebut akan beroperasi pada jalur PRPP – Dinar Mas dan Universitas Diponegoro – Universitas Negeri Semarang.

Sementara itu, kemarin persiapan pengoperasionalan armada baru BRT Trans Semarang tampak di Terminal Mangkang. Setidaknya ada 25 unit bus BRT besar warna biru dan delapan unit bus BRT warna merah ukuran kecil.

“Kalau yang warna biru ini rencana untuk Koridor I (Mangkang – Penggaron). Nanti ada 20-an yang dioperasionalkan, yang 5 unit untuk cadangan. Informasinya seperti itu. Kalau yang warna merah belum tahu,” ungkap Maskur, seorang pekerja saat ditemui di lokasi, Sabtu (7/1).

Pria yang mengaku dari vendor teknisi elektronik ini belum mengetahui jadwal pasti dioperasionalkannya ke-20 unit armada BRT tersebut. Menurutnya, saat ini, bus BRT masih dalam proses pengecekan berbagai fasilitas, di antaranya pemasangan alat komunikasi handy talky (HT).

“Ini masih finishing, pemasangan HT sama pembersihan. Semua BRT dipasangi HT, termasuk dari karoseri kan ada aksesoris display, semacam alat otomatis, misalkan jalan sudah sampai lokasi mana,” terangnya.

Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang, Triwibowo, menjelaskan sesuai rencana armada baru BRT Trans Semarang bantuan dari Kemenhub RI tersebut nantinya akan dioperasionalkan minggu depan. Bus baru ini akan menggantikan armada lama BRT jalur Mangkang – Penggaron.

“BRT (warna) biru bantuan Kemenhub RI menggantikan bus Koridor I yang sudah beroperasi sejak 2008. Minggu depan akan kita launching. Kalau tidak berubah hari Kamis (12/1) pagi,” ungkap Triwibowo.

Menanggapi terkait adanya kasus pencurian ban serep armada BRT di Terminal Mangkang, ia mengatakan kalau kejadian itu telah ditangani pihak kepolisian. “Kami tidak berani mengatakan apakah itu melibatkan orang dalam atau tidak, saat ini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian,” tegasnya.

Pihaknya juga belum bisa memberikan keterangan terkait kasus dugaan korupsi penyewaan tanpa izin 8 armada BRT senilai Rp 200 juta yang diduga dilakukan oleh oknum BLU Trans Semarang. “Masih dalam penyelidikan, karena dulu itu bukan bidang saya,” kilahnya. (zal/mha/aro)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Dapat Innova, Disnakertrans Targetkan Paritrana 2018

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Kerja keras Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pemprov Jateng dalam menyadarkan seluruh lapisan masyarakat untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan (TK), membuahkan hasil....

Pasang Peringatan di Jalur Salatiga-Magelang

MUNGKID--Jalur Salatiga-Magelang merupakan daerah rawan kecelakaan yang disebabkan kondisi menurun, banyak tikungan serta padat kendaraan. Polsek Pakis memasang banner peringatan rawan kecelakaan yang cukup besar...

Wali Kota Minta Maaf atas Ketidaknyamanan

SALATIGA--Wali Kota Salatiga Yuliyanto didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinas PUPR) Kota Salatiga dan Kepala Bagian Pembangunan Setda Kota Salatiga Sulistyaningsih...

Peringati Hari Menanam

Mahasiswi pecinta alam Universitas Semarang (USM) menanam bibit sirsak di kawasan Waduk Jatibarang, Semarang, Minggu (26/11). Sebanyak 1.000 bibit sirsak ditanam oleh para mahasiswa...

Kelola Aset Daerah, Pemkab Gandeng PPA

KAJEN-Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, menggandeng lembaga profesional di bidang pengelolaan aset daerah, yakni PT Perusahaan Pengelolaan Aset (PPA) (Persero). Dengan harapan bisa melakukan...

Daniel di Balik Byton

Oleh: Dahlan Iskan Elon Musk sampai ditawari KTP green card Tiongkok. Setelah serius ingin bangun mega-pabrik mobil listrik. Di luar kota Shanghai itu.Yang menawari tidak...