33 C
Semarang
Rabu, 3 Juni 2020

7.500 Pemilih Difabel dapat Prioritas

Another

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

SEMARANG-Para pemilih berkebutuhan khusus atau difabel tetap mendapatkan prioritas dalam pelaksaan pilkada di tujuh daerah di Jateng pada 15 Februari mendatang. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng sudah menyiapkan lokasi dan kotak khusus bagi pemilih difabel.

Ketua KPU Jateng, Joko Purnomo, mengatakan, dari tujuh daerah yang menggelar pilkada setidaknya terdata ada sekitar 7.500 pemilih difabel. Mulai tunadaksa, tunanetra, tunarungu, tunagrahita serta disabilitas lainnya. “Mereka juga memiliki hak suara, jadi tetap akan kami akomodasi dengan memberikan pelayanan khusus,” katanya.

Ia sudah mengintuksikan agar KPUD di tujuh daerah memfasilitasi dan memperiotaskan pemilih difabel. Ia mencontohkan bagi penyandang tunanetra, maka akan disediakan alat bantu membaca surat suara. Alat bantu tersebut disebut template. Template itu nantinya untuk membaca surat suara yang di atasnya ada huruf braille. “Kami juga mendesain lokasi bilik suara khusus. Jika pemilih menggunakan kursi roda, bagaimana agar bisa nyaman dan tidak terganggu saat mencoblos,” ujarnya.

Selain itu, petugas TPS diperbolehkan mendampingi pemilih difabel ke dalam bilik suara. Sehingga diharapkan petugas di lapangan juga dapat memahami kebutuhan setiap pemilih difabel. Petugas TPS boleh mendampingi pemilih difabel dengan catatan, pemilih tersebut tidak mempunyai anggota badan yang bisa digunakan untuk mencoblos di bilik suara. “Memang ada perlakuan khusus untuk kaum difabel. Mulai dari lokasi sampai penyediaan alat bantu,” katanya.

Untuk para kaum difabel juga akan disertakan setiap ada kegiatan dalam pelaksaan pilkada. Mereka nantinya akan mendapatkan pendampingan yang memadai dari para petugas di lapangan. KPU juga akan mengikutkan warga berkebutuhan khusus dalam setiap tahapan pilkada. Mulai dari sosialisasi, kampanye, debat, dan kegiatan-kegiatan lain yang ada kaitannya dengan pilkada.

“Kami berharap para petugas di lapangan juga dapat memahami kebutuhan setiap pemilih difabel. Jadi, hak mereka tetap tersampiakan dalam pelaksaan pilkada,” ujarnya.

Seperti diketahui, pada Februari 2017 mendatang tujuh daerah di Jateng bakal menggelar pilkada serentak. Yakni, Kabupaten Brebes, Kabupaten Batang, Kabupaten Jepara, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Pati, dan Kota Salatiga. “Semua pemilih harus bisa terakomodasi dalam pilkada. Jadi, KPU harus bekerja maksimal agar tidak ada suara yang tidak tersalurkan,” kata Sekretaris Komisi A DPRD Jateng, Ali Mansur HD. (fth/aro)

Latest News

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah kasih. Lirik-liriknya memicu penasaran orang...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

More Articles Like This

Must Read

Tunggakan Peserta BPJS Kesehatan Capai Rp 20 M

UNGARAN–Jumlah tunggakan warga yang menjadi peserta BPJS Kesehatan Kantor Cabang (KC) Ungaran hingga kini cukup bersar. Pasalnya, hingga kini tunggakan peserta program Jaminan Kesehatan...

Solusi Praktis Guru Menulis

KETIDAKMAMPUAN guru menulis dan memublikasikan karya ilmiah ditengarai akibat budaya kerja guru yang lebih berorientasi pada wicara daripada menulis. Akibatnya, pengembangan profesi guru yang...

Dewan Sepakati 40 Raperda

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Rapat Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Demak bersama tim Pembentukan Produk Hukum Daerah Pemkab Demak berhasil menyepakati usulan pembahasan sebanyak...

Lagi Tren, Kerudung Ready to Wear

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Pakaian muslim dengan kerudung ready to wear kini sedang ngetren. Hal itu mendorong Al-Fath mengusung tema dialy romantic dan romantic garden menyasar kalangan...

Belum Ada Parpol Mendaftar

TEMANGGUNG-Memasuki hari keempat masa pendaftaran, belum ada satupun partai politik yang resmi mendaftar sebagai peserta pemilu tahun 2019 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Temanggung....

Sosialisasi Dinilai Kurang, Minta Tidak Dipaksakan

SEMARANG- Mulai akhir Oktober 2017 mendatang, transaksi dengan uang tunai sudah tidak berlaku di gerbang tol. Semua gerbang tol di seluruh Indonesia hanya melayani...