X-Trail Disopiri Wanita Hajar Lima Kendaraan

Kecelakaan Karambol di Tikungan Tanah Putih

1792

SEMARANG – Kecelakaan karambol melibatkan enam kendaraan terjadi di tikungan Tanah Putih, Jalan Dr Wahidin, Karanganyar Gunung, Candisari, Jumat (6/1) kemarin. Sebuah mobil Nissan X-Trail warna hitam bernopol H 8832 MG yang dikemudikan Sri Martinah, 60, warga Perumahan Tulus Harapan, Tembalang, menghantam lima kendaraan yang melaju dari arah berlawanan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Hanya dua korban luka ringan yang langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang menyebutkan, kecelakaan beruntun itu terjadi Jumat sekitar pukul 11.30 di tikungan Tanah Putih, Karanganyar Gunung,  Candisari. Tabrakan melibatkan enam kendaraan, yakni Nissan X-Trail bernopol H 8832 MG, mobil Daihatsu Gran Max pikap warna hitam bernopol H 1708 UF, mobil Honda Civic warna hitam bernopol H 7225 TY, motor Viar bernopol H 5342 AUG, Honda Supra H 4703 AFG, dan Honda Revo H 4831 YZ.

Kecelakaan bermula saat mobil Nissan X-Trail yang dikemudian Sri Martinah melaju kencang dari atas menuju bawah atau selatan ke utara. Nah, saat melewati di jalan menikung dan menurun itu, diduga Sri Martinah hendak menyalip kendaraan tak dikenal di depannya lewat sebelah kanan. Saat itu, posisi mobil X-Trail melewati garis marka. Nahas, pada saat bersamaan dari arah utara (bawah) melaju mobil Daihatsu Gran Max yang disopiri Karyono, 63, warga Perum Dolog, Pedurungan. Akibatnya, tabrakan tak bisa terelakkan.

”Mobil X-Trail itu melaju kencang dan langsung menabrak mobil saya. Pengemudinya seorang ibu,” kata sopir Daihatsu Gran Max pikap, Karyono kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Karyono mengatakan, mobil X-Trail itu menabrak bagian belakang bak mobilnya hingga mobilnya terpental balik arah di jalur berlawanan. Setelah menabrak Gran Max, mobil X-Trail yang dikemudikan perempuan berhijab itu terus meluncur hingga menghantam mobil Honda Civic warna hitam bernopol H 7225 TY di belakangnya. Setelah itu, mobil menabrak pengendara motor di belakang mobil Civic, yakni motor Viar  H 5342 AUG, Honda Supra H 4703 AFG, dan Honda Revo H 4831 YZ.

”Setelah menabrak mobil saya, mobil X-Trail itu menabrak mobil Honda Civic lalu menabrak tiga pengendara motor. Bahkan, motor Honda Revo yang ditabrak sampai terseret hingga ke kolong X-Trail,” jelasnya sambil menambahkan mobil X-Trail berhenti setelah menghantam trotoar jalan di sebelah kanan.

Karyono mengaku, saat itu sedianya hendak ke Jatisari Mijen mengangkut perabotan rumah tangga milik warga yang akan pindahan. Ia beruntung, dalam kejadian itu bisa selamat dari maut. ”Alhamdulillah tidak apa-apa, hanya kaget saja. Kalau mobil saya, penyok di bagian bak belakang yang ditabrak itu,” ujarnya.

Pengendara motor Viar bernopol H 5342 AUG, Surono, juga mengaku hanya mengalami luka lecet di tangan. Ia beruntung selamat dari kejadian itu, lantaran saat mengetahui hendak ditabrak mobil X-Trail, berhasil melompat dari motornya. ”Setelah nabrak mobil di depan, mobil X-Trail itu kan masih melaju zig-zag ke arah saya, saat itu saya langsung lompat,” katanya.

Kapolsek Candisari, Iptu Dhayita Daneswari, ditemui di lokasi kejadian menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi di lapangan menerangkan, diduga pengemudi mobil X-Trail yang melaju dari selatan ke utara hendak menyalip kendaraan di depannya ketika berada di tikungan jalan. Nahas, saat itu dari arah berlawanan meluncur mobil Gran Max dan kendaraan lain. ”Mobil X-Trail menabrak lima kendaraan dari arah berlawanan, yakni dua mobil dan tiga kendaraan roda dua,” katanya.

Ia menuturkan, korban luka dalam kecelakaan berjumlah dua orang, dan langsung dilarikan ke RS Elisabeth. ”Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujarnya.

Kanit Lakalantas Polrestabes Semarang, AKP Sugito, mengatakan, masih melakukan penyelidikan terhadap kecelakaan karambol tersebut. Pihaknya juga telah memeriksa saksi-saksi dalam kejadian ini. Namun pihaknya belum bisa memeriksa pengemudi mobil X-Trail, Sri Martinah, secara detail lantaran masih shock.

”Tadi sudah kita mintai keterangan, tapi bersangkutan masih shock. Makanya, kami tunda dulu. Tidak ada korban jiwa, hanya luka ringan dua pengendara motor,” ungkapnya.

Pihaknya juga belum bisa memberikan keterangan terkait penyebab terjadinya kecelakaan beruntun tersebut. Ia mengaku, saat kejadian jalan licin karena habis diguyur hujan. Namun Sugito memastikan pengemudi X-Trail menguasai medan jalan tersebut. Karena menurut pengakuan Sri Martinah, hampir setiap hari melewati jalan tersebut. ”Rem juga tidak dalam keadaan blong. Masih berfungsi,” katanya.  (mha/aro/ce1)