SALATIGA – Kecelakaan karambol terjadi di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga tepatnya di perempatan Dukuh, Sidomukti, Jumat (6/1) pagi. Sebuah truk pengangkut tabung gas mengalami rem blong dan mengakibatkan kecelakaan karambol yang melibatkan dua mobil dan tiga sepeda motor. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun,kecelakaan bermula saat truk bernopol W 9839 A membawa tabung gas melaju dari Solo menuju kota Semarang. Beberapa meter sebelum lokasi kejadian, Isnaeni, 45, pengemudi truk bermaksud mengurangi kecepatan karena ada traffic light dan lampu menyala merah.

“Saya melaju dengan kecepatan sedang. Seketika kaget karena rem tiba–tiba tidak berfungsi, padahal depan lampu menyala merah dan banyak kendaraan yang berhenti. Sontak saya banting setir ke kiri,” jelas Isnaeni di lokasi kejadian.

Namun, karena sudah terlalu dekat dan berada di lajur kanan, bagian depan sebelah kanan truk menghantam bak mobil L300 yang berada di depannya. Setelah itu, truk sempat menyerempet sepeda motor dan terhenti setelah terperosok selokan di sebelah kiri jalan. Sementara mobil bak terbuka L300 yang tertabrak posisinya jadi melintang dan menghantam Toyota Avanza putih yang berada di depannya.

“Saya kaget karena bagian belakang mobil tiba tiba terdorong dan ada suara gemuruh,” jelas Arif, pengemudi Avanza.

Akibat kecelakaan itu, Arif tidak bisa melanjutkan perjalanan ke Semarang. As roda bagian belakang kanan patah setelah menghantam pulau jalan. Selain itu, mobil juga menabrak dua sepeda motor yang berada di depannya. Para pengendara motor mengalami luka lecet dan menjalani rawat jalan.

Salah satu saksi mata Roni, 32, pedagang asongan di perempatan tersebut menuturkan, truk seketika menabrak dan tidak ada peringatan seperti klakson. “Saya baru saja menepi setelah menawarkan dagangan di tengah jalan,” jelas Roni.

Aparat kepolisian yang mendapatkan laporan langsung datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan serta mengevakusi kendaraan yang terlibat kecelakaan. Sementara itu, korban yang mengalami luka dikirim ke rumah sakit untuk menerima perawatan medis. (sas/ton)