PEKALONGAN-Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan menghadiri, puncak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang digelar Kanzus Salawat Pekalongan, Minggu siang (8/1) mendatang. Disamping itu, turut mendampingi Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, serta sejumlah pejabat negara akan hadir pada acara tersebut.

Namun, Panglima dan Kapolri hadir di Pekalongan sejak Jumat (6/1) kemarin, untuk mengikuti acara Silaturahmi Nasional Ulama di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kajen, Sabtu (7/1) pagi.

Kunjungan Presiden Jokowi ke Pekalongan, tidak hanya mengikuti puncak acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Kanzus Shalawat Pekalongan, namun akan ke Pondok Pesantren (Ponpes) At-Taufiqy, bersilaturahmi KHTaufik, ulama kharismatik di Desa/Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan.

Rencana kunjungan Presiden Jokowi tersebut dibenarkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan, Mukaromah Syakoer, saat melakukan rapat koordinasi dengan beberapa pihak terkait, di ruang kerja Sekda Pemda Pekalongan, kemarin.

“Kami sudah melakukan persiapan untuk menyambut kedatangan Presiden Jokowi bersiturahmi ke Ponpes At-Taufiqy, di Desa/Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan,” jelas Sekda Mukaromah Syakoer, kemarin.

Sementara itu, Ketua Panitia Maulid Nabi Muhammad Kanzus Shalawat, AKBP Enriko Sugiharto Silalahi, mengaku telah melakukan beragam persiapan. Di antaranya, pengamanan dilakukan secara total dengan melibatkan berbagai instansi terkait, baik TNI/Polri maupun Pemkot Pekalongan dengan jumlah lebih dari 500 personel.

“Kami semua all out. Sebanyak 423 personel, dibantu TNI telah disiagakan untuk melakukan pengamanan. Baik di lokasi acara maupun titik-titik yang dilewati oleh rombongan Presiden Jokowi,” kata AKBP Enriko Sugiharto Silalahi ketika dikonfirmasi saat acara nikah masal di gedung Kanzus Shalawat Pekalongan. (thd/ida)